29 Armada Dikerahkan, Fatayat NU Demak Rayakan Harlah dengan Ziarah Kebangsaan

Harlah Fatayat NU Demak Ziarah Kebangsaan

Ribuan kader Fatayat NU Demak saat persiapan pemberangkatan ziarah kebangsaan di Kompleks Wisma Halim Demak. Foto: Sm

ARUSUTAMA.com – Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Demak secara serentak bersama seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Demak menggelar Ziarah Kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-75. Ziarah ini untuk memperkuat spiritualitas sekaligus menumbuhkan semangat kebangsaan di kalangan kader perempuan muda NU.

Acara pelepasan ziarah dilakukan dari kompleks Gedung Wisma Halim, Desa Karangrejo, Kecamatan Wonosalam. Tampak hadir Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah, Hj. Ida Nur Saadah, dan Rois Syuriah PCNU Demak, KH. M. Zainal Arifin Ma’shum, yang secara resmi memberangkatkan para peserta.

Ketua PC Fatayat NU Demak, Khoirun Nisa, mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara serentak dengan mengerahkan 29 armada bus yang mengangkut para peserta ziarah dari berbagai kecamatan. Ia menyebut ziarah ini juga bagian dari konsolidasi organisasi serta penguatan spiritual kader Fatayat.

“Melalui ziarah dan tawasul kepada para wali Allah, kita berharap Fatayat Demak semakin maju dan para kadernya menjadi perempuan yang mandiri, kompeten, dan mampu berkontribusi di berbagai bidang,” ungkapnya seusai acara kepada Arusutama, Selasa (13/5/2025).

Dengan mengusung tema harlah tahun ini “Organisasi Digdaya; Perempuan Berdaya dan Berkarya”, Fatayat NU Kabupaten Demak menegaskan komitmennya dalam mencetak kader-kader perempuan yang berdaya guna dan mampu berkarya demi agama, bangsa, dan negara.

“Tema ini menjadi semangat bagi kami untuk terus mendorong kader Fatayat agar menjadi perempuan yang tangguh, mandiri, dan produktif di berbagai bidang kehidupan,” ujar Nisa.

Senada, Hj. Ida Nur Saadah, yang juga menjabat sebagai Dewan Kehormatan Fatayat NU Demak, menuturkan bahwa ziarah ini merupakan bentuk silaturahmi yang sarat nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Dirinya mengaku terinspirasi untuk terus mendukung Fatayat melalui program-program yang membangun, salah satunya kegiatan ziarah ini yang berkolaborasi dengan Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah.

“Kegiatan ini memenuhi tiga unsur penting. Pertama, ziarah ke makam Waliyullah sebagai bagian dari tradisi Nahdliyyin. Kedua, ke makam para pahlawan nasional. Dan ketiga, mengunjungi museum bersejarah,” jelasnya.

Lebih dari itu, kegiatan ini bertujuan untuk mempertebal keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta bertawasul mendoakan para pemimpin bangsa agar senantiasa diberi petunjuk dalam memimpin dengan amanah. Doa juga dipanjatkan untuk para pendiri Fatayat NU agar perjuangan mereka mendapat ridha Allah SWT.

“Semoga seluruh kader Fatayat senantiasa diberi kesehatan, rezeki yang berkah, serta keluarganya menjadi sakinah dan anak-anaknya tumbuh menjadi generasi shalih dan shalihah,” ujar Mbak Ida, sapaan akrab Hj. Ida Nur Saadah. (Sm)