BPIP Gaungkan Semangat Pancasila, Generasi Muda Demak Jadi Fokus Pembinaan

Anggota DPR RI Andhika Satya Wasistho Pangarso menyampaikan pentingnya penguatan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda dalam kegiatan sosialisasi RUU BPIP di Desa Kalisari, Kecamatan Sayung, Demak, Jumat (10/10). Foto: ist.
ARUSUTAMA.com – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) terus memperkuat upaya pembinaan nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda.
Melalui kunjungan Anggota DPR RI, Andhika Satya Wasistho Pangarso, ke Kabupaten Demak, BPIP menegaskan pentingnya penanaman ideologi Pancasila sejak dini, seiring dengan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) BPIP yang kini tengah bergulir di DPR RI.
Dalam kegiatan sosialisasi yang dihadiri pelajar dan perwakilan masyarakat tersebut, Andhika menekankan bahwa generasi muda memegang peran penting dalam menjaga keutuhan bangsa di masa depan.
“Anak-anak muda harus memahami dan menghayati Pancasila sejak dini. Dalam 20–30 tahun ke depan, merekalah yang akan memimpin bangsa ini,” ujar Andhika di hadapan peserta kegiatan, Jumat (10/10/2025).
Ia menambahkan, penguatan BPIP melalui undang-undang menjadi langkah strategis untuk memastikan lembaga ini memiliki landasan hukum yang kokoh, sehingga dapat bekerja lebih efektif hingga ke tingkat daerah.
“RUU BPIP sedang berjalan. Kita harus memperkuat peran BPIP agar bisa hadir tidak hanya di pusat, tetapi juga sampai ke kabupaten dan kota,” kata Anggota Komisi VII DPR RI dari Dapil Demak, Kudus, dan Jepara itu.
Andhika juga mengingatkan bahwa derasnya arus globalisasi dan meningkatnya isu SARA menuntut semua pihak untuk terus menjaga nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara.
“Banyak sekali ancaman terhadap ideologi Pancasila. Karena itu, DPR berkomitmen mengawal agar ideologi ini tidak luntur di kalangan anak muda,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Analisis dan Penyelarasan BPIP, Abbas, mengungkapkan bahwa selama tujuh tahun berdiri, BPIP menghadapi tantangan yang semakin kompleks dalam menjaga nilai dasar bangsa.
“Selama BPIP berdiri, tantangannya makin kompleks. Pembinaan ideologi Pancasila menjadi tanggung jawab kita semua,” ungkap Abbas.
Ia menegaskan, penguatan BPIP melalui undang-undang akan memperkuat pelaksanaan pembinaan ideologi di seluruh Indonesia, dengan dukungan dan partisipasi masyarakat.
“BPIP perlu dikuatkan dengan Undang-Undang. RUU-nya sedang dibahas di DPR dan membutuhkan masukan dari masyarakat agar menjadi produk terbaik,” tambahnya.
BPIP bersama DPR RI berharap, melalui kegiatan ini–generasi muda, khususnya di Kabupaten Demak, mampu memahami Pancasila tidak hanya sebagai hafalan, tetapi juga sebagai nilai yang dihayati dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (Sm)
