Jogo Demak Ramadhan 1447 H, Forkopimda Siap Kawal Keamanan hingga Idul Fitri

Forkopimda Jogo Demak Ramadhan

Forkopimda Kabupaten Demak menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dan Deklarasi Jogo Demak Ramadhan 1447 H sebagai komitmen bersama menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci hingga Idul Fitri. Foto: Sm

ARUSUTAMA.com – Komitmen pemberantasan penyakit masyarakat dan penguatan stabilitas keamanan selama Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang digelar Forkopimda Kabupaten Demak bersama perangkat daerah, Forkopimcam, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Kegiatan berlangsung di Gedung Grhadika Bina Praja, Demak, Senin (23/2/2026).

Dalam forum tersebut, Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra menegaskan kesiapan jajarannya untuk mengambil langkah tegas dan terukur demi menjaga kondusivitas wilayah. Fokus utama diarahkan pada penanggulangan penyakit masyarakat yang dinilai masih menjadi tantangan serius, terutama selama bulan suci hingga perayaan Idul Fitri.

Menurut AKBP Samel, identitas Demak sebagai Kota Wali dengan nilai religius dan historis yang kuat harus dijaga bersama. Namun demikian, berbagai dinamika sosial seperti perjudian–termasuk judi daring–peredaran minuman keras, penyalahgunaan narkoba, prostitusi, hingga aksi premanisme masih menjadi ancaman nyata.

“Penyakit masyarakat ini bukan hanya persoalan pelanggaran hukum, tetapi juga pemicu dekadensi moral dan akar dari berbagai tindak pidana lainnya. Jika dibiarkan, akan merusak masa depan generasi penerus di Kabupaten Demak,” ujarnya.

Ia menambahkan, Polres Demak berkomitmen melakukan tindakan represif secara profesional dan terukur. Namun, penegakan hukum di hilir harus dibarengi langkah preventif dari hulu. Karena itu, peran alim ulama, tokoh agama, dan tokoh masyarakat dinilai krusial dalam memberikan pencerahan moral serta edukasi keagamaan melalui pendekatan kultural dan spiritual.

Kapolres juga menginstruksikan seluruh Kapolsek jajaran untuk memperkuat sinergi tiga pilar Kamtibmas bersama camat dan danramil, serta memberdayakan Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan kepala desa guna melakukan deteksi dini potensi kerawanan. Selain itu, Polres Demak menyatakan dukungan penuh terhadap pemerintah daerah, khususnya Satpol PP, dalam penegakan peraturan daerah terkait ketertiban umum, termasuk penertiban tempat hiburan ilegal dan peredaran minuman keras.

“Penanggulangan penyakit masyarakat adalah tanggung jawab bersama. Dibutuhkan komitmen yang kuat dan implementasi nyata di lapangan, bukan sekadar komitmen di atas kertas,” tegas AKBP Samel.

Sebagai wujud komitmen bersama, seluruh unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan menandatangani Deklarasi Jogo Demak Ramadhan 1447 H untuk menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif selama Ramadhan hingga Idul Fitri.

Sementara itu, Bupati Demak Eisti’anah menegaskan bahwa meningkatnya aktivitas masyarakat selama Ramadhan memerlukan kesiapan lintas sektor secara menyeluruh.

“Ramadhan hingga Idul Fitri selalu diiringi peningkatan mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi. Karena itu, koordinasi lintas sektoral harus diperkuat agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan tertib,” ujarnya.

Bupati juga meminta seluruh instansi terkait memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, kesiapan jalur transportasi dan infrastruktur, layanan kesehatan yang siaga 24 jam, serta pengawasan ketat terhadap pusat perbelanjaan dan destinasi wisata.

“Sinergi adalah kunci. Kita harus bergerak bersama dengan langkah yang komprehensif, cepat, dan tepat sasaran demi terwujudnya Demak yang semakin bermartabat, maju, dan sejahtera,” pungkasnya. (Sm)