Pendapatan Menurun, KPRI MAS Tetap Berikan Beasiswa

DEMAK – Meski pendapatan dan laba tahun 2021 mengalami penurunan, namun KPRI Marsudi Ajining Sariro (MAS) Kabupaten Demak masih konsisten memberikan SHU kepada anggota serta beasiswa untuk putra putri anggota yang berprestasi.
Tahun ini beasiswa diberikan kepada 36 siswa berprestasi dari SD/MI hingga perguruan tinggi. Penyerahan beasiswa secara simbolis diberikan Bupati Demak Eisti’anah kepada siswa penerima bersamaan acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) KPRI MAS di pendapa Satya Bhakti Praja Kabupaten Demak, Jumat (21/1).
Pemberian beasiswa tersebut menurut Bendahara KPRI MAS Agung Hidayanto dilakukan setiap tutup buku bersamaan acara RAT.
Selain beasiswa juga diberikan doorprize sebanyak 29 unit sepeda MTB bagi peserta yang mengikuti kegiatan secara offline maupun online.
Pada kesempatan tersebut, Ketua KPRI MAS, Agus Musyafak menyampaikan bahwa terjadi penurunan pendapatan seiring melemahnya perekonomian lantaran pandemi covid-19. Pun demikian dengan jumlah piutang koperasi mengalami penurunan 0,2 persen dibanding dengan tahun sebelumnya. Jumlah piutang per 31 Desember 2021 mencapai Rp 9.356.625.328. Adapun untuk tahun sebelumnya Rp 9.376.325.600, sehingga diketahui terdapat penurunan Rp 19.700.272.
“Hal ini terjadi karena jumlah peminjam berkurang yang dipengaruhi situasi pandemi covid-19,” terangnya.
Selama pandemi, aktivitas masyarakat mengalami penurunan yang berdampak pula pada berkurangnya pemanfaatan jasa keuangan. Selama ini anggota KPRI MAS yang semuanya ASN lebih banyak menggunakan dana pinjaman untuk modal usaha, bukan untuk konsumtif, sementara pada masa pandemi ada pembatasan aktivitas masyarakat.
Dijelaskan lebih lanjut, KPRI MAS merupakan Koperasi Pegawai Republik Indonesia yang beranggotakan 847 ASN Pemkab Demak. Lembaga koperasi tersebut tidak semata-mata berorientasi profit, namun mimiliki tujuan utama menyejahterakan anggota. Sehubungan itu seluruh proses layanan jasa keuangan yang ada di koperasi sangat mudah.
“Seperti persyaratan pinjaman uang yang sangat mudah, tidak ribet, sehari saja sudah bisa langsung dimanfaatkan,” kata Musyafak.
Kemudahan tersebut mendorong sebagian besar ASN memanfaatkan fasilitas jasa keuangan yang ada di KPRI MAS.
Sementara itu Bupati Eisti’anah mengapresiasi kinerja pengurus KPRI MAS yang dapat menyelenggarakan RAT tepat waktu dan teratur yang mampu. Menurutnya koperasi tersebut harus mampu menjadi contoh sebagai bagi koperasi lain yang dapat memberi manfaat bagi seluruh anggotanya.
Bupati pun mendorong pengurus dan jajaran pengawas KPRI MAS untuk mempunyai komitmen dalam memajukan dan mengelola usaha, baik secara efektif dan efisien sehingga mampu bersaing dengan badan usaha lainnya.
“Terus lakukan inovasi dan terobosan usaha. Semua anggota juga memiliki peran untuk berpartisipasi memajukan KPRI MAS agar lebih maju dan berkembang,” tutur bupati. (Joe)
