Pemda Demak Imbau, Setiap Desa Harus Ada Perpustakaan Atau Taman Baca

IMG-20230718-WA0002

Sekretaris Daerah Akhmad Sugiharto saat berikan sambutan dalam Kemah Literasi Demak. Foto: Sam

Demak, arusutama.com – Kemampuan literasi menjadi pondasi yang kuat dalam membangun masyarakat yang cerdas, maka dari itu pemerintah daerah kabupaten demak menghimbau untuk setiap desa harus ada perpustakaan desa atau taman baca.

“Kepada para Camat untuk bisa mengalokasikan porsi anggaran yang ideal untuk penyediaan buku bacaan di setiap desa juga taman bacanya untuk menarik minat baca masyarakat. Mari bangun bersama untuk Demak menjadi Kabupaten Literasi,” ucap Bupati Demak Hj Esti’anah melalui Sekretaris Daerah Akhmad Sugiharto dalam giat Kemah Literasi Demak, Sabtu-Minggu (15-16/07/2023)

Lebih lanjut, Sugiharto menjelaskan bahwa ada enam literasi yang wajib dikuasai di abad 21, yakni literasi baca tulis, literasi numerasi, literasi sains, literasi digital, literasi finansial dan literasi budaya serta kewarganegaraan.

Ia berharap, melalui kegiatan kemah literasi tersebut mampu meningkatkan kapasitas literasi pegiatnya untuk menggelorakan semangat literasi di masyarakat, juga dapat menginspirasi masyarakat untuk terus belajar, membaca, dan mengeksplor ilmu pengetahuan.

“Ini menjadi langkah awal yang baik dalam meningkatkan literasi di kabupaten demak. Kabupaten Demak berkomitmen mendukung literasi berbasis inklusi sosial maupun taman baca interaktif,” tegasnya.

Senada, Ketua Panitia Muhammad Nasir menjelaskan bahwa dengan adanya Forum Literasi Demak (FLD), berbagai gerakan literasi yang ada di masyarakat bisa diketahui, diikuti, dan disinergikan di antara sesama pegiat literasi.

“Kegiatan ini adalah perkemahan yang diselenggarakan oleh FLD dengan mengajak seluruh pegiat Literasi untuk membangkitkan literasi di Kabupaten Demak di berbagai bidang,” jelas Nasir.

Nasir melanjutkan, tujuan kegiatan tersebut adalah untuk menjalin tali silaturahmi antar pengelola Rumah Baca dan pegiat literasi di Kabupaten Demak, juga untuk menumbuhkan berbagai rumah baca baru atau gerakan literasi lainnya di Kabupaten Demak.

“Untuk mengkampanyekan enam literasi dasar dan kecakapan yang dituntut oleh abad ke-21. Dan, untuk meningkatkan eksistensi Forum Literasi Demak juga meningkatkan kapasitas ke literasi-an para pelaku pegiat literasi,” terangnya.

Giat dengan mengambil tema ‘bangkit bergerak dan maju bersama’ tersebut bertempat di Kecamatan Mijen tepatnya di wisata Demak Green Garden (Degega) dan berlangsung selama dua hari.

Hadir pula Kepala Dinperpusar Demak, Camat Mijen beserta Forkopimcam juga 70 peserta yang terdiri dari perwakilan desa, SMA, Ponpes, Pengelola perpustakaan atau rumah baca, pegiat literasi, perwakilan OKP, hingga masyarakat umum juga luar kabupaten demak. (Sam)