Deklarasi GBK, Gus Muhaimin Ajak Gen Z Harus Kreatif, Inovatif Juga Melek Politik

Cawapres Muhaimin Iskandar bersama relawan Gerakan Biru Kuning (GBK) usai deklarasi dukungan kepada pasangan AMIN di Bento Cafe, Semarang. Foto: ist.
Semarang, arusutama.com – Calon Wakil Presiden (Cawapres) Muhaimin Iskandar yang berpasangan dengan Capres Anies Baswedan mengajak para pemuda khususnya Generasi Z harus kreatif, inovatif juga melek politik untuk bersama-sama membangun bangsa.
“Saya menghimbau, untuk para Gen-Z harus melek politik dan kreatif serta inovatif dalam menghadapi perubahan zaman,” ungkap Gus Muhaimin sapaan akrabnya dihadapan ratusan anak muda dalam deklarasi GBK di Bento Cafe, Semarang, Minggu, (24/12/2023).
Pasangan Anies – Muhaimin (AMIN) terus mendapatkan dukungan, tak terkecuali dari Relawan Gerakan Biru Kuning (GBK) Jawa Tengah yang siap mendukung penuh pasangan nomor urut satu itu untuk menjadi Presiden dan Wakil Presiden 2024 – 2029.
Lebih lanjut, dalam sambutannya, Gus Muhaimin mengimbau untuk para pemuda jangan takut dengan adanya pengangguran, hal itu akan menjadi konsen utama nantinya jika dirinya terpilih.
“Ini yang saya temui di lapangan, tentu menjadi konsen kami kedepan. Dan, anak muda jaman sekarang terutama aktivis Gen-Z harus lebih kreatif dan melek terhadap politik, agar apa yang menjadi keresahan/aspirasi bisa tersalurkan lewat tangan pemudanya,” ucapnya.
Sementara itu, Koordinator GBK Jawa Tengah, Zuyyina Laily menegaskan para relawan GBK Jateng siap untuk menjadi motor penggerak dalam menjadikan pasangan AMIN di Pemilu 2024 mendatang.
Ia mengungkapkan bahwa pasangan AMIN memiliki gagasan yang konkrit tentang perubahan dibandingkan dengan pasangan lainnya.
“Gagasan perubahan itu gagasan yang harus ditempuh dan merupakan jalan keluar ditengah macetnya persoalan-persoalan hukum, demokrasi, pangan, dan lainnya,” Terang Zen sapaan akrabnya.
Menurutnya, semangat perubahan merupakan pilihan pasti ditengah carut-marutnya persoalan bangsa ini. Ia menggambarkan bahwa hari ini indeks demokrasi turun secara drastis, selain itu juga kebebasan berekspresi mulai dibatasi.
“Kami berharap, dengan semangat perubahan bersama ini, bisa menjadikan Indonesia menjadi negara yang berdaulat serta menjadi negara yang sehat secara demokrasi,” harapnya.
Senada, salah satu peserta deklarasi Yahya Muhaimin meyakini bahwa pemuda hari ini perlu kritis dalam menentukan sikapnya. Tak hanya sekedar memilih, namun juga melihat gagasannya juga track recordnya.
“Mari kita lihat perkembangan Kota Jakarta yang begitu pesatnya merupakan karya dari sentuhan Anies. Begitu juga Muhaimin, sosok pemimpin berpengalaman, selain Ketum PKB, beliau juga Wakil Ketua DPR RI. Oleh karena itu AMIN merupakan pasangan ideal dalam memimpin bangsa yang besar ini,” pungkasnya. (Sam)
