Belajar Profil Capres, Kadinkominfo Demak Dorong Masyarakat Bijak Memilih

IMG-20240116-WA0019

Kadinkominfo, Endah Cahyarini saat ditemui di depan Grhabakti Bina Praja beberapa waktu lalu. Foto: Sam

Demak, arusutama.com – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Demak, Endah Cahyarini, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan sisa waktu 28 hari menjelang Pemilu 14 Februari 2024 dengan belajar profil tiga calon presiden yang akan bertarung di pesta demokrasi tersebut.

Endah mengatakan, banyak masyarakat yang masih belum yakin dengan pilihan mereka, sehingga perlu mengetahui lebih dalam tentang latar belakang, visi, dan misi para capres.

“Kita lihat dan dengar di lapangan, masih ada masyarakat yang galau, bimbang, atau bingung mau pilih siapa. Oleh karena itu, ayo kita manfaatkan 28 hari ini untuk mengenal lebih dekat para capres,” ujar Endah kepada Arusutama, Selasa (16/1/2024).

Ia menambahkan, masyarakat bisa mempelajari profil capres dengan beragam cara, seperti melalui media massa, media sosial, atau menghadiri kampanye calon legislatif (caleg) di daerah masing-masing.

“Yuk kita pelajari visi misi capres dan caleg sejak sekarang. Capres ada tiga, caleg ada banyak, kita harus tahu siapa saja yang masuk dapil kita. Kita bisa belajar dari media, medsos, atau datang ke kampanye caleg di wilayah kita, supaya nanti di TPS kita sudah tahu mau pilih siapa,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Demak, Eisti’anah, menyampaikan kesiapannya menghadapi Pilkada 2024, yang masih menunggu kepastian dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Ia mengaku sudah bekerja keras sejak awal periode jabatannya, karena mengetahui bahwa masa jabatannya kemungkinan tidak sampai lima tahun.

“Kami mendapat informasi bahwa Pilkada akan digelar November 2024, tapi masih menunggu KPU kapan pastinya. Tapi kapan pun itu, kami sudah siap sejak awal. Kami sudah sadar bahwa masa jabatan kami mungkin tidak lima tahun, jadi kami kerja maksimal sejak awal,” kata Eisti’anah.

Sebagai pemimpin daerah, Eisti’anah juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dengan cerdas dan menghormati pilihan orang lain.

“Masyarakat harus pilih sesuai hati nurani dan hormati perbedaan,” tandasnya. (Sam)

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨