Tanggap Darurat Banjir Demak: Evakuasi dan Dapur Umum untuk 15 Desa Terdampak

IMG-20240314-WA0069

Sekda Demak Akhmad Sugiharto bersama Camat Sayung Sukarman saat tinjau korban banjir di Desa Prampelan, Sayung. Foto: Sam

ARUSUTAMA.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, Akhmad Sugiharto, mengumumkan bahwa saat ini ada 15 desa di dua kecamatan, Mranggen dan Sayung, yang terdampak oleh banjir.

“Untuk Desa yang dalam airnya maka kita lakukan evakuasi dan juga kita dirikan Dapur Umum bersama dengan Dinsos dan BPBD,” ujar Sugiharto saat meninjau Pengungsian di Desa Prampelan, Kamis (14/3/2024).

Lebih lanjut, menanggapi situasi tanggul yang jebol, Sugiharto menyatakan, “Kami sudah sering melakukan koordinasi dengan BPBD. Ada empat tanggul utama di sungai Dombo, Cabean, Tuntang, dan Wulan yang menjadi penopang utama bagi wilayah Demak. Apabila tidak tertangani dengan baik maka terjadi seperti ini,” ungkapnya.

Sugiharto menambahkan, kejadian tahun ini, di mana tanggul Dombo jebol, telah menyebabkan banjir di 15 desa tersebut. “Yang terdampak Sayung, Karanganyar, dan Mranggen karena akibat curah hujan yang tinggi. Kecamatan Demak juga. Jadi bukan hanya karena bobolnya tanggul saja, tapi karena curah hujan yang tinggi,” imbuh Sugiharto.

Pemerintah daerah terus berupaya mengatasi dampak banjir dan memastikan keselamatan serta kebutuhan dasar warga terpenuhi. (Sam)