Sinergi Ulama Umaro: Upaya Bersama Menjaga Kondusifitas hingga Memerangi Es Moni

Bupati Demak Eisti'anah bersama Camat Wonosalam Sri Utami dan Stakeholder lainnya berdiskusi dalam Forum Komunikasi Ulama dan Umaro (FKUU) di Aula Kecamatan Wonosalam, Demak, Selasa (23/4). Foto: Sam
ARUSUTAMA.com – Bupati Demak, Eisti’anah, menyerukan kolaborasi antara tokoh agama, masyarakat, dan pemerintah untuk menjaga ketentraman dan keharmonisan di lingkungan masyarakat. Seruan ini disampaikan setelah Bupati menghadiri Forum Komunikasi Ulama dan Umaro (FKUU) di Aula Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Selasa (23/4).
Bupati Eisti’anah menegaskan bahwa FKUU adalah program andalan yang diharapkan dapat memperkuat sinergi antara ulama dan umaro, yang merupakan pilar penting dalam pembangunan daerah. “Kami percaya bahwa dukungan doa dan suport dari para ulama adalah kunci untuk kemajuan daerah kita,” ujarnya.
Dalam pertemuan yang sama, Bupati juga mengambil kesempatan untuk mengevaluasi pelaksanaan takbir murshal yang baru saja terlaksana. Bupati mengajak semua pihak untuk memastikan bahwa takbir murshal tetap sakral dan tidak teralihkan dari esensinya.
Lebih lanjut, Bupati Eisti mengungkapkan keprihatinannya terhadap peredaran Es Moni yang semakin marak, sebuah jenis minuman keras oplosan yang beredar di wilayah Kabupaten Demak. Dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menekan peredaran minuman keras ini.
“Kami meminta bantuan dari semua pihak untuk memerangi peredaran Es Moni, yang dapat mempengaruhi perilaku negatif seseorang, apalagi peminatnya banyak anak-anak muda–tentunya bisa merusak masa depan,” jelas Bupati.
Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Demak telah berkoordinasi dengan Aparat Penegak Hukum untuk meningkatkan razia. “Kami bekerja sama dengan Polri dan TNI serta melibatkan masyarakat mulai dari tingkat desa untuk memerangi peredaran Es Moni, khususnya di kalangan anak muda,” tegas Bupati Eisti’anah, menandai komitmen kuat pemerintah dalam mengatasi masalah ini. (Sam)
