PMII Demak Gelar PKD Raya: Cetak Kader Mujahid sebagai Ujung Tombak Ideologi

Panitia dan Peserta PKD Raya PMII Komisariat Gusdur dan Sultan Fattah di Ponpes Al Maftuhah, Karang Tengah, Demak, Senin (16/9). Foto: Sam
ARUSUTAMA.com – Komisariat Abdurrahman Wahid dan Sultan Fattah Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Demak sukses menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD) Raya dengan tema “Kader Mujahid sebagai Ujung Tombak Eksistensi Ideologis”, acara ini bertujuan membentuk kader yang berperan aktif dalam memperkuat ideologi PMII, bertempat di Ponpes Al Maftuhah, Karang Tengah, Demak, Jumat-Senin (13-16/9).
PKD, sebagai salah satu jenjang pendidikan formal di PMII setelah Masa Pengenalan Anggota Baru (MAPABA), menjadi bagian penting dalam proses kaderisasi.
Ketua Komisariat Sultan Fattah Kabupaten Demak, Khoirul Anam, usai kegiatan menyatakan harapannya agar peserta PKD mampu menjadi kader mujahid yang kritis dan kompeten serta dapat mengisi ruang-ruang dialektika.
Menurutnya, para kader ini di masa depan akan menjadi penggerak dan mentor di tingkat rayon maupun komisariat. Mengutip mukadimah kitab Al Imriti karya Syeh Syarifudin, Khoirul menegaskan bahwa tekad kuat adalah hal yang menentukan manfaat yang dapat diperoleh seseorang dalam hidupnya.
“Pemuda ditimbang dari tekadnya, tanpa tekad yang kuat, ia tak akan memperoleh manfaat dalam kehidupan,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana PKD Raya, Ramdhan, menambahkan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk membentuk kader PMII yang berkualitas, mujahid, dan menjadi ujung tombak ideologi pergerakan.
Ramdhan juga menekankan pentingnya kaderisasi sebagai proses pengembangan diri yang holistik, mencakup peningkatan kualitas kepemimpinan, keilmuan, dan kepribadian.
“Seorang kader dinilai dari tekadnya. Ini sangat relevan dengan semangat pergerakan PMII yang selalu mengedepankan kejujuran, keberanian, dan integritas dalam setiap langkahnya,” ujar Ramdhan.
Pelatihan ini diikuti oleh 18 peserta yang sebelumnya telah melalui proses screening. Ramdhan berharap setelah mengikuti PKD, para kader PMII akan menjadi kader yang militan dan berperan penting dalam organisasi.
“Kader-kader PMII sepulang dari PKD ini harus bisa menjadi kader yang militan!” tegasnya.
