Demak Mantapkan Diri Sebagai Lumbung Padi Jateng, Babinsa Turun Sawah Dukung Ketahanan Pangan

Demak lumbung padi

Babinsa Kodim Demak bantu Petani tanam padi untuk meningkatkan ketahanan pangan, di Desa Bolo, Kecamatan Demak, Kamis (24/4). Foto: Sm

ARUSUTAMA.com – Sebagai salah satu daerah penghasil padi terbesar di Jawa Tengah, Kabupaten Demak terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat posisi sebagai lumbung pangan regional.

Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) Eks Karesidenan Semarang yang digelar di Salatiga belum lama ini, Bupati Demak, Eisti’anah, menegaskan kesiapan daerahnya mendukung Jawa Tengah sebagai lumbung pangan nasional.

“Dengan 59 persen wilayah kami berupa lahan pertanian, Demak memiliki peran strategis dalam menopang ketahanan pangan Jawa Tengah,” tegas Eisti’anah.

Meski menghadapi tantangan besar seperti alih fungsi lahan, perubahan iklim, serta bencana banjir dan rob yang tahun lalu merendam 9.000 hektare sawah di 11 kecamatan, Demak tetap mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,06 persen dan penurunan angka kemiskinan menjadi 11,89 persen.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, Pemkab Demak mengajukan lima usulan strategis kepada Pemerintah Provinsi, antara lain rehabilitasi tanggul laut, peningkatan sistem irigasi, serta perbaikan infrastruktur jalan penghubung antarwilayah.

Selain itu, inovasi di sektor pertanian seperti pemanfaatan irigasi sprinkle berbasis Internet of Things (IoT) juga menjadi upaya dalam menjaga produktivitas pertanian.

“Demak dilintasi oleh 12 sungai besar, sehingga sinergi lintas sektor sangat dibutuhkan untuk menangani persoalan pertanian dan infrastruktur,” imbuhnya.

Komitmen Demak sebagai tulang punggung ketahanan pangan juga terlihat dari peran aktif jajaran TNI, khususnya para Babinsa Kodim 0716/Demak. Mereka turut serta dalam membantu petani secara langsung di lapangan.

Seperti yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 01/Demak Kota, Serma Rumianto, Serda Rohmad Al Alamin, dan Kopda Supriyanto yang membantu proses tanam padi di lahan milik Kasno, petani di Desa Bolo, Kecamatan Demak, Kamis (24/4/2025).

Dengan gotong royong, para Babinsa mendampingi petani menanam bibit padi varietas inpari 32 di lahan seluas satu hektare.

“Turun langsung ke sawah merupakan bentuk kepedulian kami kepada petani sekaligus kontribusi dalam mendukung swasembada pangan,” ungkap Serda Rohmad.

Menurutnya, kehadiran Babinsa bukan hanya untuk memperkuat silaturahmi, tetapi juga memberikan motivasi dan solusi bagi petani dalam menghadapi tantangan pertanian. Ia juga mengajak seluruh petani di wilayah binaannya untuk terus meningkatkan produktivitas guna mewujudkan swasembada pangan dan kesejahteraan petani. (Sm)