100 Ribu Warga NU Akan Padati Pantura: Doa Bersama Lawan Banjir Rob Sayung

Gambar ilustrasi. Foto: ist.
ARUSUTAMA.com – Krisis banjir rob yang semakin mengkhawatirkan di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, mendorong aksi solidaritas besar-besaran dari elemen masyarakat Nahdlatul Ulama (NU). Bencana tahunan yang terus memburuk ini tak hanya menenggelamkan pemukiman warga, tetapi juga merendam jalan nasional Pantura Semarang-Demak hingga kedalaman 50 cm, menyebabkan kemacetan parah dan mengganggu aktivitas harian.
Menjawab keresahan yang kian memuncak, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan seluruh Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se-Kabupaten Demak akan menggelar Aksi Peduli Kemanusiaan dalam bentuk Istighotsah Kebangsaan. Kegiatan ini akan berlangsung pada Minggu, 15 Juni 2025, pukul 14.00–16.00 WIB, tepat di depan Pabrik Polytron Sayung, di ruas Jalan Raya Pantura.
Koordinator aksi, Nur Kholis Anja, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi PCNU dan MWC NU yang membahas dampak serius banjir rob, terutama di wilayah Sayung.
“Kami sepakat membentuk Tim Aksi Peduli Kemanusiaan sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan spiritual terhadap kondisi ini,” ujarnya, Rabu (11/6/2025).
Kegiatan ini akan melibatkan seluruh badan otonom NU (BANOM) seperti Muslimat NU, Fatayat NU, Ansor, Banser, IPNU, dan IPPNU, serta seluruh pengurus ranting dan warga Nahdliyin. Ditargetkan sebanyak 100.000 peserta akan hadir, di mana setiap ranting di wilayah Sayung diimbau untuk mengirim minimal 1.000 peserta.
Aksi besar ini juga telah dikoordinasikan dengan Pemerintah Daerah, pihak Kepolisian Daerah (Polda), dan akan diteruskan hingga ke kementerian terkait, bahkan ke Presiden RI.
“Kami berharap Presiden berkenan hadir langsung dan melihat kondisi yang selama ini dirasakan warga pesisir Demak,” tambah Nur Kholis.
Meski merupakan aksi damai dan religius, kehadiran puluhan ribu orang dipastikan berdampak pada arus lalu lintas di Jalan Pantura. Panitia dan pihak kepolisian mengimbau pengguna jalan untuk menggunakan jalur alternatif guna menghindari kemacetan selama acara berlangsung. (Sm)
