28 Ton Beras Digelontorkan, Gerakan Pangan Murah Serentak di 14 Kecamatan Demak

Pejabat Pemkab Demak bersama Bulog dan masyarakat menunjukkan paket Gerakan Pangan Murah di Guntur, Sabtu (30/8). Foto: Sm
ARUSUTAMA.com – Pemerintah Kabupaten Demak sukses melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di 14 kecamatan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang digelar di 7.285 kecamatan seluruh Indonesia dalam rangka mendukung Asta Cita dan memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI.
Berdasarkan data, alokasi pangan murah di Kabupaten Demak mencapai 28 ton beras. Setiap kecamatan mendapatkan distribusi rata-rata 2 ton beras dengan harga tebus Rp57.500 per zak isi 5 kg. Selain beras, masyarakat juga memperoleh minyak goreng seharga Rp15.500 per liter dan gula pasir Rp17.500 per kilogram.
Bupati Demak, Eisti’anah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan instruksi Kementerian Pertanian, GPM digelar serentak di seluruh kabupaten/kota.
“Dengan adanya pangan murah ini, diharapkan mampu menekan inflasi dan menjaga stabilitas harga bagi masyarakat,” ujarnya saat meninjau pelaksanaan GPM di Kecamatan Guntur, Sabtu (30/8/2025).
Untuk memastikan pemerataan, warga hanya diperbolehkan membeli maksimal dua item dari setiap jenis komoditas. Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop), Dinas Pertanian, serta Bulog.
Asisten Manager Bisnis Bulog Cabang Semarang, Dwi Rizki Sukma Wibawa menegaskan bahwa dari sisi ketersediaan stok, Bulog Cabang Semarang melalui Gudang Katonsari mencatat persediaan beras mencapai 6.000 ton.
“Saat ini tersedia 6.000 ton dengan penyaluran rata-rata 1.500 ton per bulan, termasuk untuk persiapan bantuan pangan. Stok ini aman hingga empat bulan ke depan,” jelasnya.
Sebelumnya, pasar murah juga telah digelar di Kecamatan Bonang sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI. (Sm)
