Monitoring Rutin di Rumpelsos, ODGJ Demak Kini Lebih Terjamin Pelayanannya

Tim lintas sektor Pemkab Demak saat melakukan monitoring pelayanan kesehatan jiwa di Rumah Pelayanan Sosial (Rumpelsos) Demak. Foto: ist.
ARUSUTAMA.com – Kepedulian terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Demak melalui kegiatan monitoring yang dilaksanakan di Rumah Pelayanan Sosial (Rumpelsos) Kabupaten Demak.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini melibatkan lintas sektor, antara lain Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak, Dinas Sosial P2PA, UPTD Rumpelsos, Tim Talkesmas Keswa, hingga pihak puskesmas. Kehadiran berbagai unsur ini menjadi bukti bahwa ODGJ mendapatkan perhatian serius dalam hal pelayanan kesehatan dan sosial.
Berdasarkan hasil monitoring, tercatat ada 11 pasien ODGJ dan 2 orang terlantar yang sedang ditangani di Rumpelsos. Kondisi pasien ODGJ secara umum terpantau cukup stabil, bahkan sebagian besar sudah mampu diajak berkomunikasi dengan baik. Hal ini menunjukkan adanya perbaikan kualitas layanan sekaligus perkembangan positif dari para pasien.
Namun demikian, tim juga menemukan satu pasien berinisial KH yang mengalami masalah serius pada jari manis karena terlilit laker baja, hingga menimbulkan indikasi infeksi. Pasien tersebut langsung mendapat perhatian khusus dan direncanakan untuk mendapatkan intervensi medis lanjutan.
Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak, Ali Maimun, menegaskan bahwa kesehatan jiwa harus diperlakukan sama pentingnya dengan kesehatan fisik.
“Monitoring ini bukan hanya untuk memantau kondisi pasien ODGJ, tetapi juga memastikan intervensi cepat bila ada kasus darurat seperti yang kita temukan hari ini,” ujarnya, Kamis (2/10/2025).
Sementara itu, Kepala UPTD Rumpelsos menekankan bahwa layanan untuk ODGJ membutuhkan kerja sama lintas sektor.
“Dengan adanya dukungan dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, hingga puskesmas, kami lebih terbantu dalam memberikan pelayanan yang komprehensif. Harapannya, pasien ODGJ bisa dirawat dengan layak dan tidak ada yang terabaikan,” jelasnya.
Ketua Tim Talkesmas Keswa, Adi Saputra, menambahkan bahwa komitmen tim adalah memastikan pasien ODGJ tidak hanya mendapat pendampingan, tetapi juga layanan medis sesuai kebutuhan. Monitoring pun akan terus dilakukan secara berkala.
Pemkab Demak berharap, dengan kegiatan ini–bisa memberikan perlindungan, perhatian, dan pelayanan terbaik bagi ODGJ, sehingga mereka tetap memperoleh hak kesehatan yang sama dengan masyarakat lainnya. (Sm)
