Cegah Keracunan, SMPN 4 Demak Ubah Program MBG Jadi SBG untuk Jaga Kualitas Makanan

Makan Bergizi Gratis Demak

Siswa-siswi SMPN 4 Demak berfoto bersama Forkopimcam dan guru usai pelaksanaan program Sarapan Bergizi Gratis (SBG) di sekolah. Foto: ist.

ARUSUTAMA.com – Insiden keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di beberapa wilayah membuat keprihatinan publik. Menyikapi hal itu, pihak SMP Negeri 4 Demak mengambil langkah cepat dengan mengubah jam pelaksanaan program tersebut menjadi Sarapan Bergizi Gratis (SBG).

Wakil Kepala Sekolah SMPN 4 Demak, Aminah Aminatun, menjelaskan bahwa perubahan ini dilakukan semata-mata demi menjaga keamanan dan kesehatan peserta didik.

“Kami memiliki kebijakan hanya merubah jam distribusi makanan yang diterima siswa saja. Tujuannya agar makanan yang diterima dari SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) masih fresh, masih anget. Semua demi keselamatan dan kesehatan seluruh anak didik kami,” ujar Aminah, Kamis (9/10/2025).

Sebelum kebijakan tersebut diterapkan, Aminah mengaku telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk kajian sosial dan ekonomi.

“Kebetulan sebagian besar orang tua siswa di sini bekerja di sawah dan pabrik, sehingga sangat jarang memasak untuk sarapan bagi anak-anaknya. Jadi kebijakan SBG ini sangat tepat,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihak sekolah juga menegaskan telah memiliki nota kesepahaman (MoU) dengan pihak SPPG terkait mutu, kualitas, dan keamanan makanan yang disediakan.

“Kami sangat serius dengan program MBG ini, makanya kami minta Forkopimcam dan Kepala Puskesmas Demak 2 untuk ikut memantau pelaksanaannya. Dan yang pasti, MoU antara kami dan SPPG tetap akan terus berlaku, demi kesehatan, keselamatan, dan keamanan anak didik kami dalam menerima manfaat program ini,” pungkas Aminah.

Langkah proaktif SMPN 4 Demak ini mendapat apresiasi dari sejumlah pihak karena dinilai mampu memberikan solusi untuk memastikan program pemerintah tetap berjalan aman dan bermanfaat bagi peserta didik. (Sm)