Pekerja Proyek Jembatan di Demak Tewas Tertimpa Tiang Pancang, Diduga Akibat Tanah Longsor

Lokasi proyek pembangunan jembatan di Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak, dipasangi garis polisi usai insiden maut yang menewaskan seorang pekerja tertimpa tiang pancang, Senin (20/10/2025). Foto: ist.
ARUSUTAMA.com – Kecelakaan kerja terjadi di proyek pembangunan jembatan penghubung Kecamatan Dempet dan Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, pada Senin (20/10/2025) pagi. Seorang pekerja bernama Zainuri (65), warga Desa Sumberrejo, Kecamatan Bonang, meninggal dunia setelah tertimpa besi tiang pancang.
Menurut keterangan rekan kerja korban, Nesharyanto, insiden tragis itu terjadi ketika korban sedang memasang sangga bambu di bagian atas proyek. Tiba-tiba, tali sling penyangga patah, menyebabkan besi tiang pancang ambruk dan menimpa tubuh korban.
“Korban lagi memasang sangga bambu di atas, terus patok yang dari sini jebol ke bawah jadi sling-nya putus, ambruk,” ujar Nesharyanto kepada awak media.
Warga sekitar, Teguh, mengatakan kejadian berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB di area pembangunan jembatan Sungai Kalijajar, tepat di depan Kantor Kecamatan Dempet. Ia menyebut saat itu para pekerja tengah memasang alat pancang, namun tali pengikat diduga kurang kencang hingga akhirnya terputus.
Sementara itu, Koordinator Lapangan BPBD Demak, Ahmad Herlanjari, menjelaskan bahwa peristiwa ini dipicu oleh tanah longsor di sekitar area kerja ketika para pekerja hendak memindahkan alat pancang.
“Pada saat itu ada empat pekerja di lokasi. Saat alat hendak dipindahkan, tanah di tepi sungai longsor dan membuat alat pancang ambruk ke arah selatan, menimpa satu orang pekerja,” jelas Ahmad.
Tiga pekerja lain berhasil menyelamatkan diri dengan melompat ke sungai, sedangkan korban meninggal dunia di tempat akibat tertimpa besi besar di bagian tubuhnya.
Petugas BPBD Demak yang menerima laporan pukul 10.00 WIB segera menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi korban. Jenazah Zainuri sempat dibawa ke RSUD Demak sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga.
Kasat Reskrim Polres Demak, Iptu Anggah Mardwi Pitriyono, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah saksi.
“Kami sudah olah TKP dan akan memintai keterangan dari para pekerja yang selamat untuk mengetahui kronologi lengkapnya,” ujar Anggah.
Hingga sore hari, garis polisi masih terpasang di area proyek, sementara warga terus berdatangan ke lokasi untuk melihat langsung tempat kejadian. (Sm)
