Stabilitas Harga Sembako di Demak Terpantau Konsisten di Lima Pasar Tradisional

Suasana di salah satu pasar tradisional Demak, terlihat seorang pembeli membawa hasil belanjaannya saat harga kebutuhan pokok terpantau stabil, Senin (24/11/2025). Foto: Sm
ARUSUTAMA.com – Harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di lima pasar tradisional Kabupaten Demak–Pasar Bintoro, Mranggen, Karanganyar, Buyaran, dan Sayung–terpantau stabil pada Senin, 24 November 2025.
Hal tersebut berdasarkan laporan resmi Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Dindagkop UKM) Kabupaten Demak yang merinci perkembangan harga rata-rata seluruh komoditas strategis.
Dalam laporan tersebut, tidak ada satu pun komoditas yang mengalami perubahan harga dibandingkan hari sebelumnya. Seluruh harga kebutuhan pokok mulai dari beras, gula, minyak goreng, daging, telur, susu, tepung, hingga aneka kacang-kacangan tercatat tetap.
“Secara umum, harga kepokmas di pasar-pasar rakyat hari ini relatif stabil,” ucap Iskandar Zulkarnain, Kepala Dindagkop UKM Demak, Senin (24/11/2025).
Untuk komoditas beras, baik IR 64 premium maupun medium, harga masing-masing berada di angka Rp14.800 dan Rp13.000 per kilogram. Gula pasir kristal putih tercatat stabil di harga Rp18.000 per kilogram, sementara minyak goreng curah Rp17.000 dan minyak goreng kemasan premium Rp20.000 per liter.
Komoditas daging juga tidak menunjukkan perubahan harga. Daging sapi KW 1 tetap di Rp130.000 per kilogram, daging sapi KW 2 di Rp117.000, sedangkan ayam ras Rp35.000 dan ayam kampung Rp88.000 per kilogram. Harga telur ayam ras berada di Rp28.000 per kilogram, telur ayam kampung Rp42.000 per 21 butir, serta telur bebek tetap Rp3.000 per butir.
Laporan tersebut juga menunjukkan stabilitas harga pada cabai dan bawang. Cabai merah besar, cabai keriting, cabai rawit merah, dan cabai rawit hijau berada pada harga sebelumnya, masing-masing di kisaran Rp42.000 hingga Rp36.000 per kilogram. Bawang merah stabil di Rp38.000 dan bawang putih jenis kating Rp35.000 per kilogram.
Komoditas lain seperti ikan laut, ikan asin teri, ikan bandeng, garam, mie instan, kacang tanah, kacang hijau, hingga ketela pohon juga tercatat tidak mengalami perubahan harga.
Dindagkop UKM menegaskan bahwa pemantauan harga akan terus dilakukan secara berkala untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok.
“Kami memastikan harga tetap terpantau agar masyarakat dapat berbelanja dengan aman dan nyaman,” tegas Iskandar.
Dindagkop UKM Demak berharap, dengan stabilnya harga kepokmas ini–masyarakat diimbau tetap berbelanja secara bijak dan menyesuaikan kebutuhan dengan informasi harga yang tersedia. (Sm)
