PMII Demak Bergerak, Solidaritas Mahasiswa untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatra

PMII Demak Galang Dana

PMII Demak menggelar aksi penggalangan dana di ruas jalan utama sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap korban bencana alam di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Foto: Sm

ARUSUTAMA.com – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Demak menginisiasi aksi kemanusiaan berupa penggalangan dana bagi korban bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Aksi solidaritas tersebut melibatkan aliansi mahasiswa dari berbagai organisasi internal dan eksternal kampus di Kabupaten Demak.

Penggalangan dana dilakukan di sejumlah titik strategis, di antaranya lampu merah Jalan Sultan Trenggono tepatnya di depan SMP Negeri 1 Demak serta kawasan Bogorame. Kegiatan berlangsung selama tiga hari berturut-turut dan mendapat dukungan luas dari masyarakat.

Ketua PC PMII Demak, Ahmad Nurudin, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sosial PMII sebagai organisasi mahasiswa yang berpihak pada nilai kemanusiaan.

“PMII tidak hanya hadir dalam ruang akademik, tetapi juga di tengah persoalan sosial kemasyarakatan. Ketika saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatera tertimpa bencana, sudah menjadi kewajiban moral kami untuk ikut bergerak dan membantu,” ujarnya, Senin (15/12/2025).

Menurutnya, bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera harus menjadi pengingat penting bagi semua pihak tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Ia menilai kerusakan hutan dan eksploitasi alam yang tidak terkendali turut memperparah dampak bencana.

“Bencana ini menjadi refleksi bersama. Kerusakan lingkungan seperti hutan yang gundul dan tambang yang semena-mena harus segera dibenahi agar tidak terus menelan korban,” tegasnya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Penggalangan Dana, Dodi Harlino, menyampaikan bahwa aksi tersebut dilandasi rasa empati mendalam setelah melihat kondisi para korban melalui berbagai tayangan di media sosial.

“Hati kami tergerak melihat penderitaan para korban. Melalui penggalangan dana ini, kami berharap dapat sedikit meringankan beban mereka yang terdampak,” ungkapnya.

Dalam aksi open donasi tersebut, PMII bersama aliansi mahasiswa membuka dua jenis bantuan, yakni donasi uang tunai dan pakaian layak pakai. Dari hasil penggalangan selama tiga hari, terkumpul dana sebesar Rp4.034.300 serta sejumlah pakaian layak pakai.

Seluruh hasil penggalangan dana tersebut kemudian disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Demak agar pendistribusian bantuan dapat dilakukan secara terkoordinasi, tepat sasaran, dan sesuai dengan kebutuhan para korban di wilayah terdampak.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Provinsi Aceh tercatat sebagai wilayah terdampak paling parah dengan 424 korban meninggal dunia, disusul Sumatera Utara 349 jiwa dan Sumatera Barat 243 jiwa. Selain itu, 212 orang masih dinyatakan hilang, sementara jumlah warga terdampak yang harus mengungsi mencapai 624.670 jiwa.

PMII Demak berharap aksi solidaritas tersebut dapat menumbuhkan kepedulian sosial masyarakat sekaligus mendorong pemerintah untuk lebih serius dalam menjaga kelestarian lingkungan guna meminimalisir potensi bencana di masa mendatang. (Sam)