Niat Ambil Uang, Nenek 65 Tahun Tenggelam di Sungai Konang Demak

Nenek tenggelam di sungai

Tim BPBD Demak bersama unsur gabungan melakukan operasi pencarian korban laka air di Sungai Konang, Desa Getas, Kecamatan Wonosalam, Sabtu (21/2/2026). Foto: Sm

ARUSUTAMA.com – Operasi pencarian orang tenggelam di Sungai Konang, Desa Getas, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, berhasil menemukan korban pada Sabtu (21/2/2026) pagi. Korban diketahui bernama Solekah (65), warga Dukuh Prayungan, Desa Getas, yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat laka air.

Pencarian dilakukan oleh BPBD Kabupaten Demak setelah menerima laporan dari masyarakat pada pukul 07.59 WIB. Tim gabungan langsung diterjunkan ke lokasi dan memulai operasi pencarian sekitar pukul 09.00 WIB.

Kejadian bermula sekitar pukul 06.00 WIB. Korban disebut baru saja membeli ketela dan berada di tepi Sungai Konang. Saat membuang sampah, uang milik korban tertiup angin dan jatuh ke sungai. Korban kemudian mengikuti aliran sungai dari pinggir sejauh kurang lebih 150 meter untuk mencoba mengambil uang tersebut, namun diduga terpeleset dan jatuh ke sungai hingga menghilang.

Koordinator lapangan operasi pencarian BPBD Demak, Suprapto, menjelaskan bahwa pencarian dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).

“Kami membagi tim menjadi dua SRU, satu melakukan penyisiran menggunakan perahu dan satu lagi melalui jalur darat dari titik kejadian. Warga juga ikut membantu pencarian,” ujarnya.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Korban akhirnya ditemukan sekitar 1 kilometer dari lokasi awal kejadian pada pukul 09.15 WIB. Selama proses pencarian, tidak ditemukan kendala berarti dan tidak ada kerugian materiil yang dilaporkan.

Operasi pencarian melibatkan unsur BPBD Demak, Polsek dan Koramil Wonosalam, relawan Penanggulangan Bencana Demak Rescue, Ubaloka/Pramuli, perangkat desa, serta warga sekitar.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Demak, Agus Sukiyono, mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai.

“Kami mengingatkan warga untuk selalu waspada, terutama di bantaran sungai yang licin. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

BPBD Kabupaten Demak juga mengajak masyarakat untuk segera melapor apabila terjadi kejadian darurat agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat. (Sm)