Demak Aktifkan Komunikasi dan Koordinasi Lintas Sektoral untuk Sukseskan Vaksinasi Polio

IMG-20240118-WA0056

Bupati Demak Eisti'anah saat berinteraksi kepada beberapa warga saat melakukan monitoring PIN Polio di Desa Mulyorejo, Mijen, Demak, Kamis (18/1). Foto: Dok.

Demak, arusutama.com – Dalam upaya mencegah penyebaran polio, Pemerintah Kabupaten Demak mengambil langkah strategis dengan mengaktifkan kembali komunikasi dan koordinasi lintas sektoral.

Hal ini disampaikan Bupati Demak Eisti’anah setelah melakukan monitoring Sub Pekan Imunisasi Nasional (Sub PIN) Polio di Balai Desa Mulyorejo, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, Kamis (18/1/2024).

Ia mengatakan bahwa untuk mencapai target vaksinasi polio secara merata, perlu adanya kerjasama antara semua pihak untuk mengidentifikasi dan mengatasi berbagai tantangan yang mungkin timbul selama pelaksanaan program ini.

“Kita harus komunikatif dan koordinatif lintas sektoral, termasuk juga melakukan pendekatan yang terintegrasi agar sasaran vaksinasi polio bisa tercapai,” katanya.

Bupati yang akrab disapa Mba Eisti ini juga mengajak tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya polio, termasuk gejala dan cara penularannya.

“Polio adalah penyakit menular yang sangat berbahaya, bisa menyebabkan kelumpuhan permanen, gangguan pernapasan, bahkan kematian. Kita harus waspada dan mencegahnya,” tegasnya.

Selain itu, Bupati Demak juga meminta Dinas Kesehatan dan Puskesmas se-Kabupaten Demak untuk gencar melakukan sosialisasi tentang program JKN kepada masyarakat.

“Program JKN itu penting, karena bisa memberikan perlindungan, kepedulian, dan kepatuhan kepada diri sendiri, keluarga, dan pemerintah. Kita harus paham dan ikut serta dalam program ini,” jelasnya.

Menurut Bupati, dengan mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk bergabung dengan program JKN, maka akan tercipta sistem gotong royong dalam bidang kesehatan.

“Kalau kita sehat dan jadi peserta JKN, iuran kita bisa bermanfaat untuk membantu peserta JKN lain yang sakit. Ini adalah bentuk sedekah kita,” ujarnya.

Ia berharap bahwa hal ini akan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Kabupaten Demak, sejalan dengan program unggulan Pemerintah Kabupaten Demak yaitu pelayanan kesehatan untuk semua (health for all).

“Ayo bersama-sama kita gerakkan sumber daya manusia yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing,” ajaknya.

Sementara itu, Kepala Desa Mulyorejo, H Suharsono mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam Sub PIN Polio di Kabupaten Demak.

“Terima kasih atas kerja keras, kerja ikhlas, dan kerja nyata yang telah dilakukan untuk memastikan semua anak usia 0-7 tahun 11 bulan 29 hari mendapatkan vaksin polio tepat waktu,” ucap Kades Mulyorejo. (Sam)