GTT PTT Demak Audiensi dengan Bupati, Minta Status P dan Formasi PPPK

Ketua Paguyuban GTT PTT Demak, Slamet Widodo saat berikan hasil Audiensi kepada Bupati Demak, di Ruang Transit Bupati. Foto: Sam
Demak, arusutama.com – Sejumlah perwakilan dari Paguyuban Guru Tidak Tetap Pegawai Tidak Tetap (GTT PTT) Kabupaten Demak mengadakan audiensi dengan Bupati Demak Eisti’anah pada Kamis (18/1/2024). Audiensi tersebut dipimpin oleh ketua paguyuban GTT PTT Demak, Slamet Widodo di Ruang Transit Bupati Demak.
Dalam audiensi tersebut, GTT PTT Demak menyampaikan beberapa aspirasi terkait dengan nasib mereka sebagai tenaga pendidik yang belum memiliki status kepegawaian yang jelas. Mereka meminta agar usulan prioritas Status P di tahun 2024 dapat terus dipantau sampai ada regulasi dari pusat yang mengatur hal tersebut.
“Kami berharap agar usulan prioritas Status P di tahun 2024 tidak hanya menjadi wacana, tetapi juga menjadi kenyataan. Kami membutuhkan kepastian hukum dan perlindungan sebagai tenaga pendidik yang telah mengabdi selama bertahun-tahun,” ujarnya.
Selain itu, Widodo juga meminta agar formasi rekrutmen PPPK 2024 dapat didiskusikan dengan pihak-pihak terkait dan dimaksimalkan sesuai dengan kebutuhan dan kualifikasi. Dirinya berharap agar ada formasi untuk PPPK PTT di semua jenjang dan semua kelulusan di tahun 2024.
“Kami juga ingin mendapatkan kesempatan yang sama dengan tenaga pendidik lainnya untuk menjadi PPPK. Kami berharap ada formasi yang cukup dan sesuai dengan jenjang dan kelulusan. Kami siap mengikuti seleksi yang objektif dan transparan,” tambah Slamet Widodo.

Bupati Demak Eisti’anah menyambut baik audiensi tersebut dan mengapresiasi kinerja GTT PTT Demak yang telah melaksanakan tugas pokok dan fungsi mereka dengan semangat dan penuh tanggung jawab. Ia juga berjanji akan berusaha meningkatkan kesejahteraan GTT PTT Demak dengan menaikkan insentif ‘Honda’ dan tidak menunda pencairannya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada GTT PTT Demak yang telah bekerja keras dan profesional dalam mendidik generasi penerus bangsa. Kami akan berusaha menaikkan insentif ‘Honda’ dan tidak menunda pencairannya. Kami juga akan mengusahakan agar usulan prioritas Status P dapat segera terealisasi,” kata Bupati Eisti’anah.
Bupati juga mengingatkan GTT PTT Demak agar tidak terpaku dengan status saat ini, tetapi tetap berusaha mengembangkan diri dan mengikuti kompetisi jika ada kesempatan dan syarat administratif yang memenuhi syarat di lowongan ASN yang lain. Ia juga meminta agar GTT PTT Demak menjaga komunikasi dengan Dinas Pendidikan sebagai bapak mereka dan tidak menyampaikan keluhan ke pihak lain yang tidak berwenang.
“Jangan terpaku dengan status saat ini, tetapi tetap berusaha mengembangkan diri dan mengikuti kompetisi jika ada kesempatan dan syarat administratif yang memenuhi syarat di lowongan ASN yang lain. Jangan menyampaikan keluhan ke pihak lain yang tidak berwenang, tetapi sampaikan ke Dinas Pendidikan. Kami akan selalu mendengar dan membantu,” pesannya. (Sam)
