Hanura-Lasmura Kampanye Maritim, Tawarkan UMKM dan Solusi Sabuk Pantai untuk Lawan Rob

IMG-20240128-WA0077

Puluhan perahu pawai menuju ke laut untuk berdoa bersama usai kampanye di GOR Margolinduk. Foto: Sam

Demak, arusutama.com – Dengan mengusung tema ‘Gerak Cepat Mewujudkan Negara Maritim yang Adil dan Lestari’, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) kabupaten Demak bersama dengan sayap mudanya, Laskar Muda Hanura (Lasmura), mengadakan kampanye yang menggugah semangat kepelautan. Kampanye ini menegaskan bahwa pelaut adalah pemersatu bangsa, bukan pemisah, dalam mencapai Indonesia unggul.

Acara kampanye ini diikuti oleh sejumlah tokoh partai Hanura, di antaranya Ketua DPP Lasmura, Ali Abdul Rohman, yang juga maju sebagai Caleg DPR RI Dapil 2 wilayah Demak, Kudus, dan Jepara. Selain itu, ada juga Caleg DPRD Jateng Dapil 3, Bambang Purnomo; dan Caleg DPRD Demak Dapil 2 Wedung dan Bonang, Asif Failani Rohman dan Mujahidin; Ketua DPC Hanura Demak, Muhammad Yasin; Ketua Majlis Qolbu Nurani (Maqonu), KH Gus Siroj Ronggo Lawe (Gus Siroj).

Ali Abdul Rohman menyampaikan bahwa kampanye maritim ini merupakan bagian dari upaya memenangkan partai Hanura dan pasangan calon presiden dan wakil presiden yang didukungnya, yaitu Ganjar Pranowo dan Prof Mahfud.

“Kita berharap dengan tema maritim ini, yang mengingatkan kita pada nenek moyang kita yang hebat sebagai pelaut, partai Hanura bisa kembali ke Senayan dan DPRD Provinsi serta Kabupaten Demak bisa memiliki satu Fraksi masing-masing,” kata Ali kepada Arusutama, Minggu (28/1/2024).

Ali juga mengatakan bahwa sekitar seratus perahu terlibat dalam pawai ke laut untuk berdoa bersama, dengan rute dari Margolinduk hingga Dermaga. Doa yang dipimpin oleh Gus Siroj berharap agar kampanye ini bisa menyentuh hati nurani rakyat, terutama para nelayan dan petani, yang menjadi target utama partai Hanura.

Ia mengingatkan bahwa program sabuk pantai, yang dicetuskan oleh mantan Bupati Demak Tafta Yani, yaitu penanaman mangrove untuk mengatasi abrasi atau rob, harus terus dilanjutkan. Ia berkomitmen bahwa sabuk pantai itu akan diperjuangkan oleh anggota DPRD dari partai Hanura, agar abrasi atau rob bisa ditanggulangi.

“Hanura adalah partai yang bergerak untuk rakyat, tidak bohong dan tidak berkhianat. Kalau kita berjuang untuk rakyat, ya kita berjuang untuk rakyat, bukan untuk oligarki. Itu sesuai dengan nama partai kita, Hanura–hati nurani rakyat,” ucap Ali dengan tegas.

Ali juga menegaskan bahwa perasaan rakyat dari kecamatan Sayung sampai kecamatan Bonang Wedung harus dirasakan juga oleh Caleg Hanura. Jika nanti terpilih dan menjadi anggota DPRD, mereka harus bersinergi dengan anggota DPR RI dan DPRD Jateng, untuk memperjuangkan nasib Demak yang terancam oleh abrasi.

“Penanganan abrasi akan menjadi prioritas di Demak, dan itu harus dibuktikan oleh presiden dan wakil presiden. Saya yakin Pak Ganjar dan Prof Mahfud bisa menyelesaikan masalah ini,” tutur Ali.

Ali juga menyatakan bahwa target partai Hanura adalah menang, tanpa harus berlebihan. Selain para nelayan, Hanura juga membidik para pelaku UMKM. Ia mengklaim bahwa ia memiliki pengalaman sebagai mantan ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jawa Tengah, yang fokus di UMKM, dan itu akan diterapkan kembali.

“Kami sudah membuktikan ketika saya menjadi ketua Kadin, bagaimana Kadin bisa membina UMKM se-Jawa Tengah, dan itu akan saya lanjutkan lagi,” ungkap Ali.

Ali juga mengajak semua pihak untuk memperhatikan potensi laut yang jauh lebih besar daripada darat di negara kita. Ia mencontohkan RA Kartini yang memperjuangkan laut di masa lalu, dan itu harus diteruskan oleh generasi sekarang.

“Kita akan perjuangkan maritim kita, dan kita akan akhiri dengan doa bersama di laut, semoga Allah SWT meridhoi dan memudahkan usaha kita,” pungkas Ali. (Sam)