Tanggul Jebol, Banjir Rendam 24 Desa di Demak

Salah satu tanggul jebol yang berada di desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, Demak. Foto: Ist.
Arusutama.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah hulu menyebabkan debit air meningkat dan merobohkan beberapa tanggul di Kabupaten Demak. Akibatnya, banjir merendam 24 desa di 6 kecamatan, yaitu Karangawen, Kebonagung, Wonosalam, Karangtengah, Gajah, dan Dempet.
Hal ini disampaikan oleh Kepala BPBD Demak, Agus Nugroho Luhur Pambudi, dalam laporan hasil data assessment sementara yang diterima Arusutama pada pukul 21.39 WIB, Rabu (7/2).
“Banjir ini dipicu oleh hujan deras di wilayah hulu yang meningkatkan debit air dan membuat tanggul jebol. Tanggul yang jebol antara lain tanggul kanan dan kiri Dukuh Mangun, Desa Rejosari Kecamatan Karangawen; tanggul kanan Sungai Cabean, Dukuh Ngemplik, Desa Sidorejo; tanggul kanan Sungai Tuntang di Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung; dan tanggul kanan Kali Tuntang di Desa Kalianyar dan Desa Tlogodowo, Kecamatan Wonosalam,” jelasnya.
Agus menambahkan bahwa banjir yang terjadi sejak pagi hari ini telah menggenangi permukiman warga dan lahan persawahan dengan ketinggian air antara 40-100 cm. Ia mengatakan bahwa jumlah desa yang terdampak ada 24 desa, dengan jumlah KK sebanyak 14.390 KK dan jumlah jiwa sebanyak 56.919 jiwa. Lahan persawahan yang terdampak ada 1.008 hektare. Untungnya, tidak ada korban jiwa akibat banjir ini.
Agus mengimbau agar masyarakat tetap waspada namun tidak panik. Dirinya juga mengatakan bahwa saat ini status bencana adalah siaga darurat. Ia mengaku bahwa total kerusakan dan kerugian masih dalam proses perhitungan. Agus berharap bahwa banjir dapat segera surut dan situasi dapat kembali normal. (Sam)
