Bawaslu Demak Siap Kawal Pemilu Susulan di Desa Terdampak Banjir, Rencana 24 Februari 

IMG-20240217-WA0008

Ketua Bawaslu Demak, Ulin Nuha saat ditemui di Posko Terpadu penanganan darurat bencana banjir kabupaten demak. Foto: Sam

ARUSUTAMA.com – Banjir yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Demak pada awal Februari 2024 lalu, mengakibatkan beberapa desa tidak dapat melaksanakan pemungutan suara dalam Pemilu 2024. Salah satu desa yang terkena dampak banjir adalah Desa Wonorejo, yang harus melakukan Pemungutan Suara Susulan (PSS).

PSS di Desa Wonorejo rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 24 Februari 2024, sesuai dengan usulan dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) setempat. Namun, hal ini masih menunggu keputusan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Demak, sebagai penyelenggara Pemilu.

Sementara itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Demak menyatakan kesiapannya untuk mengawasi jalannya PSS di Desa Wonorejo. Ketua Bawaslu Demak, Ulin Nuha, mengatakan bahwa pihaknya akan mendukung apapun keputusan KPU Demak terkait waktu pelaksanaan PSS.

“Kami Bawaslu Demak siap mengawasi PSS di Desa Wonorejo, kapanpun KPU Demak menetapkan waktunya. Kami akan melakukan bimbingan teknis ulang kepada jajaran kami, agar pengawasan berjalan sesuai dengan prinsip Pemilu yang baik dan benar,” kata Ulin Nuha kepada Arusutama, Jumat (16/2/2024) sore.

Di sisi lain, Kepala Desa Wonorejo, Ahmad Rodhikin, berharap PSS dapat berlangsung dengan lancar dan aman. Ia mengatakan bahwa warga desanya banyak yang mengungsi ke tempat lain akibat banjir, sehingga tidak dapat menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2024.

“Kami berharap PSS dapat dilaksanakan dengan baik, dan warga kami dapat berpartisipasi dalam Pemilu. Kami juga berharap ada dukungan dari semua pihak, agar warga kami dapat memilih dengan kondisi yang lebih baik, tanpa terganggu oleh banjir,” tutur Ahmad Rodhikin. (Sam)