PLN UP3 Yogyakarta Dorong UMKM Gunungkidul Go Digital Melalui Grebek UMKM ke-4

PLN UP3 Yogyakarta bersama Rumah BUMN Gunungkidul saat membahas Grebek UMKM ke-4 di Rumah BUMN Gunungkidul, Kamis (10/4). Foto: ist
ARUSUTAMA.com – Rumah BUMN Gunungkidul yang dibina oleh PLN UP3 Yogyakarta kembali menggelar program Grebek UMKM ke-4 di Rumah BUMN Gunungkidul, Jl. Kol. Sugiyono No.5, Wonosari, Kamis (10/4/2025).
Kegiatan ini sebagai upaya mendorong UMKM di Yogyakarta untuk beradaptasi dengan era digital, memperluas pemasaran secara online, serta meningkatkan daya saing.
Program ini merupakan kelanjutan dari Pelatihan Reguler 03: Eksplorasi Kain – Fabric Knowledge for Fashion Enthusiast yang telah digelar sebelumnya pada Selasa (11/2), hasil kolaborasi dengan Jogja Fashion Hub dan Asia Pacific Rayon. Pelatihan ini fokus pada pemahaman lebih dalam tentang berbagai jenis kain, khususnya viscose dan rayon, yang semakin diminati di industri fashion.
Direktur Rumah BUMN Gunungkidul, Edhy Surbakty, menjelaskan bahwa pada pelatihan Februari lalu, para pelaku UMKM dan pecinta fashion mendapatkan edukasi tentang tekstur, karakteristik, serta potensi penggunaan viscose dan rayon dalam industri kreatif.
Untuk memperkaya wawasan peserta, pelatihan kali ini menghadirkan Agung Sutriansyah, Business Development Asia Pacific Rayon (APR), yang berbagi wawasan mengenai produksi rayon viskosa terintegrasi dan solusi keberlanjutan dalam industri fashion.
Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan Jogja Fashion Hub yang diwakili oleh Herdina Maya Purwoko. Sebagai cabang dari Jakarta Fashion Hub, Jogja Fashion Hub akan segera hadir di Yogyakarta untuk menjadi pusat kreativitas dan inovasi bagi pelaku industri fashion lokal.
Para peserta berkesempatan untuk melihat langsung serta merasakan tekstur kain viscose dan rayon, yang dikenal dengan kelembutan, sirkulasi udara yang baik, serta sifat ramah lingkungan. Sebagai bentuk dukungan, Asia Pacific Rayon memberikan sampel kain viscose kepada beberapa UMKM terpilih agar mereka dapat berkreasi menciptakan produk inovatif.
Manager Rumah BUMN Gunungkidul, Atikka Rismawati, menyebutkan bahwa program ini tidak hanya sebatas pelatihan, tetapi juga akan berlanjut ke tahap inkubasi bisnis melalui Grebek UMKM ke-4.
“Tahun ini, Grebek UMKM akan diklasifikasikan dalam tiga kategori, yaitu Business Digital Class untuk UMKM yang belum memanfaatkan teknologi digital, Intermediate Class untuk penguatan branding dan operasional, serta Advanced Class yang berfokus pada kesiapan investasi, pembiayaan eksternal, serta aspek hukum bisnis,” jelas Atikka.
Kegiatan diawali dengan Business Digital Class dan akan berlanjut ke tingkat menengah dan lanjutan selama empat bulan ke depan. Peserta program ini adalah UMKM terpilih yang telah melalui proses kurasi.
Sementara itu, Manager PLN UP3 Yogyakarta, Sigit Hari Wibowo, menegaskan bahwa PLN terus berkomitmen mendukung UMKM di Yogyakarta melalui berbagai program pemberdayaan. Ia menekankan bahwa keberlanjutan UMKM menjadi salah satu fokus utama PLN dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Rumah BUMN Gunungkidul terus berupaya membantu UMKM naik kelas. PLN sebagai mitra dan pembina siap mendukung pengembangan UMKM, baik melalui pelatihan maupun kesempatan pameran di berbagai tingkatan, mulai dari lokal hingga internasional,” ujar Sigit.
Ia berharap pelatihan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para pelaku usaha, terutama karena seluruh program diselenggarakan secara gratis.
“Ini adalah kesempatan emas bagi UMKM untuk berkembang. Semoga semakin banyak UMKM di Yogyakarta yang Go Digital, Go Online, dan naik kelas,” pungkasnya. (Sm)
