Kisruh Pengelolaan Makam Sunan Kalijaga, PathokJogo Minta Pemkab Jadi Penengah

Paguyuban PathokJogo Joyo Kusumo berfoto bersama Sekda Demak usai audiensi terkait pengelolaan Makam Sunan Kalijaga di ruang kerja Sekda, Rabu (10/12/2025). Foto: Sm
ARUSUTAMA.com – Belasan anggota Keluarga Besar Santri Paguyuban PathokJogo Joyo Kusumo melakukan silaturahim ke Pemerintah Kabupaten Demak pada Rabu (10/12/2025).
Rombongan yang dipimpin KRMH Kyai Nur Amin itu diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Demak, Akhmad Sugiharto, di ruang kerjanya mewakili Bupati Demak Hj. Eisti’anah, yang tengah menjalankan agenda pemerintahan.
Dalam pertemuan tersebut, Kyai Nur Amin menyampaikan keprihatinan mendalam terkait kondisi pengelolaan Makam Kanjeng Sunan Kalijaga di Kadilangu. Ia menilai, situs religi yang menjadi pusat sejarah perkembangan Islam di Nusantara itu belum dikelola dengan baik sehingga belum memberikan kontribusi maksimal bagi pelestarian budaya luhur maupun kesejahteraan masyarakat.
“Kisruh saling lapor antar-pengelola telah mencoreng nama baik shohibul karomah Kanjeng Sunan Kalijaga. Pertikaian panjang itu menimbulkan kesan buruk di mata publik dan menghambat pengembangan kawasan religi Kadilangu,” ujar Kyai Nur Amin.
Divisi Advokasi dan Hukum Paguyuban, Munawir, juga menegaskan bahwa persoalan Kadilangu tidak hanya menjadi tanggung jawab para dzuriyah Sunan Kalijaga, tetapi juga seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, nilai-nilai luhur warisan para wali harus kembali ditegakkan sebagai bagian dari upaya membangun karakter dan perekonomian masyarakat.
“Budaya sekuleritas makin kuat, nilai luhur semakin terkikis. Karenanya Forkopimda memiliki tanggung jawab moral untuk memfasilitasi islah agar para pengelola dapat rukun dan bersama menata Kadilangu menjadi lebih baik,” tegasnya.
Sementara itu, Sekjen PathokJogo, Sugiarto, mengungkapkan bahwa pihaknya sudah berulang kali berusaha melakukan tabayyun dan islah dengan para kasepuhan Kadilangu, namun belum mendapat respons. Upaya audiensi ke DPRD Demak juga belum menghasilkan titik terang. Karena itu, pihaknya meminta Pemkab Demak untuk memfasilitasi pertemuan semua pengelola yang sedang berseteru.
Menanggapi hal tersebut, Sekda Demak Akhmad Sugiharto menyatakan siap menindaklanjuti aspirasi tersebut dengan berkoordinasi bersama Bupati dan Forkopimda.
“Apa yang menjadi keluhan PathokJogo akan kami bahas bersama. Tindak lanjutnya akan segera kami informasikan,” ujarnya. (Sm)
