Putri Daerah Demak Tembus Nasional, Raih Double Winner Duta Halal Indonesia 2025

Putri asal Demak, Ika Mawarni (kanan), menerima penghargaan Duta Halal Indonesia 2025 kategori Favorite dan Runner Up 2 usai malam penganugerahan tingkat nasional. Foto: ist.
ARUSUTAMA.com – Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Demak. Putri asli daerah ini, Ika Mawarni, berhasil mengukir prestasi nasional dengan meraih Duta Halal Indonesia 2025 Kategori Favorite sekaligus Runner Up 2. Capaian tersebut menegaskan peran Demak sebagai daerah yang melahirkan generasi muda berprestasi dan berkontribusi dalam pengembangan ekosistem halal di Indonesia.
Ika Mawarni merupakan perempuan kelahiran tahun 2001 yang lahir dan tumbuh di Demak, Jawa Tengah. Lingkungan Demak yang kental dengan nilai sejarah dan keislaman membentuk kepekaannya terhadap isu sosial, pendidikan, dan keagamaan sejak usia muda.
Ia dikenal aktif berorganisasi serta terlibat dalam berbagai kegiatan aktivisme di bidang sosial, pendidikan, dan pengembangan keumatan.
Semangat belajar dan kontribusinya mendorong Ika melanjutkan pendidikan ke jenjang magister (S2) di Universitas PTIQ Jakarta. Ketertarikannya pada isu halal tidak hanya sebatas regulasi, tetapi juga pada aspek edukasi dan literasi masyarakat.
“Halal bukan hanya tentang label, tetapi tentang kesadaran, tanggung jawab, dan perlindungan bagi masyarakat. Saya ingin berperan aktif menyebarkan pemahaman halal yang benar, terutama di kalangan generasi muda dan pelaku UMKM,” ujar Ika saat dihubungi, Sabtu (20/12/2025).
Keikutsertaannya dalam ajang Duta Halal Indonesia disebut sebagai bentuk kontribusi l dalam mendukung ekosistem halal nasional. Ia berharap dapat menjadi penghubung antara regulasi Jaminan Produk Halal, pelaku usaha, dan masyarakat, sekaligus mendorong lahirnya produk halal yang aman, berkualitas, dan sesuai syariat.
Proses seleksi Duta Halal Indonesia 2025 berlangsung cukup ketat dan berjenjang. Tercatat sebanyak 98 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia mendaftar pada tahap awal. Dari jumlah tersebut, 60 peserta dinyatakan lolos seleksi esai atau paper.
Tahapan berikutnya kembali menyaring peserta hingga tersisa 32 finalis. Namun, akibat adanya musibah di sejumlah daerah seperti Aceh, Medan, dan Sumatera Barat, tiga perwakilan daerah tersebut tidak dapat hadir.
Dengan demikian, finalis yang mengikuti rangkaian kegiatan pembekalan, karantina, malam keakraban (makrab), hingga Grand Final berjumlah 22 peserta. Dari jumlah itu, satu peserta dinyatakan sakit sehingga tidak dapat melanjutkan ke babak selanjutnya.
Ika pun bersyukur berhasil lolos sampai babak grand final bersaing dengan daerah lainnya seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Barat, Aceh, Maluku, DKI Jakarta dan lainnya hingga meraih double winner pada ajang tersebut.
Sebagai Duta Halal Indonesia 2025 Kategori Favorite dan Runner Up 2, Ika menerima sejumlah penghargaan, antara lain uang pembinaan, selempang, sertifikat, satu set produk Skincare by Qasheb Halal Beauty, serta sepatu, tas, dan jilbab dari Miumosa.
Sebagai aktivis muda generasi Z, Ika memadukan idealisme anak muda dengan nilai-nilai keilmuan dan keislaman. Hal ini menjadikannya pribadi yang kritis, progresif, dan berorientasi pada kemanfaatan bagi masyarakat luas.
Ke depan, sebagai Duta Halal Indonesia, ia menargetkan peningkatan literasi dan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, tentang pentingnya halal tidak hanya sebagai aspek keagamaan, tetapi juga sebagai standar kualitas, keamanan, dan keberlanjutan.
Ia juga mendorong halal sebagai gaya hidup (halal lifestyle) yang inklusif dan membanggakan, serta mampu meningkatkan daya saing produk Indonesia di tingkat nasional maupun global.
Adapun sejumlah program kerja yang akan dijalankan meliputi edukasi dan literasi halal melalui kampanye media sosial, seminar, dan diskusi publik; pendampingan UMKM dalam proses sertifikasi halal; kolaborasi pentahelix antara akademisi, pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan media; advokasi generasi muda; serta menjadi teladan nilai halal dalam kehidupan sehari-hari. (Sam)
