Bupati Demak dan Kapolres Cek Peternakan, Tak Temukan PMK

17eTernak-h1.dem

DEMAK – Pemerintah Kabupaten Demak bersama Forkopimda melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak milik warga maupun kelompok tani.
Upaya itu dilakukan petugas kesehatan hewan dengan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan. Untuk memastikan pelaksanaan tersebut, Bupati Demak dr Hj Eisti’anah SE bersama Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono, Dandim 0716/Demak Letkol Czi Pribadi Setya Pratomo dan Pj Sekda Eko Pringgolaksito meninjau lokasi peternakan milik kelompok ternak Makaryo Mulyo Desa Kuncir, Kecamatan Wonosalam, Selasa (17/5).
Bupati menyampaikan, PMK merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dan penyebarannya hanya pada hewan. Kendati demikian perlu mendapat perhatian serius karena jika tidak ditanggulangi secara dini dapat menimbulkan kerugian ekonomi pada peternak.
Sebelum melakukan pengecekan ke sejumlah lokasi ternak, Bupati dan Forkopimda menggelar rapat koordinasi upaya peningkatan kewaspadaan dan pencegahan terhadap wabah PMK di wilayah Kabupaten Demak.
Sementara itu Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buano mengatakan bahwa pencegahan dan penanggulangan PMK pada hewan merupakan tanggung jawab bersama untuk pencegahan dini agar tidak menjadi mewabah.
“Maka kami bersama Bupati Demak dan unsur Forkopimda lainnya melakukan pengecekan terhadap peternakan sapi, kerbau dan kambing. Alhamdulillah sampai saat ini belum ada temuan,” terangnya.
Pihaknya mengimbau kepada para pemilik peternakan agar menjaga kebersihan kandang dan ternaknya. Dengan cara demikian diyakini dapat mencegah dari potensi terjangkit PMK.
Kapolres menekankan ke seluruh jajarannya untuk bersinergi dengan TNI dan Dinas Pertanian bidang peternakan, agar selalu melakukan pengawasan dan pemantauan peternakan yang ada di wilayahnya.
“Ini diperlukan untuk mengetahui secara dini, sehingga apabila ditemukan PMK dapat ditangani secara baik agar tidak menular ke hewan ternak yang lain,” kata Kapolres. (Sam)