Siapkan Fisik dan Mental, Bupati Demak Ajak Warga Sukseskan Pemilu 2024

IMG-20240213-WA0022

Bupati Demak Eisti'anah memimpin Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan TPS Pemilu 2024, di Alun-alun Simpang Enam Demak, Selasa (13/2). Foto: Ist.

ARUSUTAMA.com – Menjelang pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) serentak pada 14 Februari 2024, Bupati Demak Eisti’anah mengajak seluruh warga untuk bersiap secara fisik dan mental dalam menyambut pesta demokrasi tersebut. Hal ini disampaikannya saat memimpin Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilu 2024, yang digelar di Alun-alun Simpang Enam Demak, Selasa (13/2/2024).

Menurut Eisti’anah, Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan TPS Pemilu 2024 merupakan bentuk dari komitmen bersama antara pemerintah, aparat keamanan, penyelenggara pemilu, dan masyarakat untuk menjamin keamanan, ketertiban, dan kelancaran proses pemungutan suara. Ia mengatakan, Pemilu adalah panggung utama bagi rakyat untuk menyuarakan aspirasinya, sehingga harus dilaksanakan dengan aman dan damai sebagai cermin kematangan demokrasi Indonesia.

“Oleh karena itu, kita semua harus berperan sebagai pelindung dan pegawal proses demokrasi ini, yang memiliki dampak yang sangat besar terhadap kestabilan bangsa. Kita harus menjaga agar Pemilu berlangsung dengan damai, adil, dan demokratis,” ujarnya.

Eisti’anah menambahkan, tugas menjaga keamanan dan ketertiban pada pelaksanaan Pemilu 2024 bukanlah hal yang mudah, tetapi dapat dilakukan dengan baik jika ada kehadiran dan kerjasama dari seluruh stakeholder yang terlibat. Ia berharap, semua pihak dapat bekerja sama dengan penuh dedikasi, netralitas, dan profesionalisme, serta meningkatkan koordinasi dan sinergitas lintas sektoral, dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.

“Saya mengajak seluruh warga Demak untuk bersiap secara fisik dan mental dalam menyambut Pemilu serentak besok. Mari kita gunakan hak pilih kita dengan bijak, dan jangan terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan kita. Mari kita tunjukkan bahwa kita adalah bangsa yang demokratis, toleran, dan beradab,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Demak AKBP Muhammad Purbaya mengungkapkan, dalam rangka pengamanan Pemilu 2024 di Kabupaten Demak, pihaknya telah menyiapkan sebanyak 902 personel Polri, yang didukung oleh kekuatan dari TNI dan Polda Jawa Tengah. Ia mengatakan, personel yang bertugas diharapkan dapat memahami tugas pengamanan Pemilu 2024 dalam tahap pemungutan suara, dan menjaga profesionalisme dan netralitas Polri bersama TNI.

“Kami juga telah menerapkan pola ‘2.16.32’ untuk mengamankan TPS saat Pemilu 2024, yaitu dua petugas Polri mengamankan 16 TPS dibantu 32 pengamanan langsung dan tidak langsung baik dari KPU maupun dari Satpol PP. Pola ini bertujuan untuk mengantisipasi bila terjadi gangguan keamanan pada tahap pemungutan suara,” jelasnya.

Purbaya menegaskan, bahwa keamanan adalah tanggung jawab dari pihak Kepolisian, sehingga ia meminta para perwira, kapolsek, dan seluruh personel yang bertugas untuk berkoordinasi dengan seluruh pihak penyelenggara pemilu di lokasi, serta menjalin sinergitas dengan TNI, perangkat desa, RT/RW, dan stakeholder terkait lainnya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga situasi yang kondusif dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu jalannya Pemilu.

“Setelah apel pergeseran pasukan, saya minta para personel yang bertugas untuk segera menuju lokasi TPS dan melakukan pengecekan terhadap segala sesuatu yang berkaitan dengan keamanan. Pastikan semua aman dan siap untuk dilaksanakan besok. Saya juga mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam mengawal Pemilu ini, dan melaporkan bila ada hal-hal yang mencurigakan atau mengganggu keamanan. Mari kita sukseskan Pemilu 2024 dengan aman dan damai,” pungkasnya. (Sam)