FKUU Demak: Dari Normalisasi Sungai ke Mercusuar, Bupati Demak Beraksi Melawan Rob

Bupati Demak Eisti'anah bersama Forokopimcam Wedung dalam forum komunikasi ulama dan umaro (FKUU) di Aula Kematan Wedung, Selasa (2/4). Foto: Ist.
ARUSUTAMA.com – Bupati Demak, Eisti’anah, menegaskan komitmennya terhadap kesejahteraan masyarakat dengan menggelar Forum Komunikasi Ulama dan Umaro (FKUU), sebuah program unggulan yang menjadi agenda tahunan. “Ketika ulama dan umaro bersinergi dengan satu tujuan, masyarakat akan merasa nyaman,” ujar Bupati dalam sambutannya, di Aula Kecamatan Wedung, Demak, Selasa (2/4).
Dalam rangka menjalankan kebijakan pemerintah, Bupati Eisti’anah menghimbau masyarakat untuk mengikuti arahan terkait takbir Mursal, demi keamanan bersama. Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa jumlah pemudik di Demak mencapai sekitar 1,7 juta orang, menandakan pentingnya antisipasi dan persiapan yang matang.
Salah satu fokus diskusi adalah tentang pengerukan muara dan pembangunan mercusuar untuk memandu nelayan yang pulang di malam hari. Bupati juga menanggapi isu normalisasi sungai di Wedung, yang tidak terdampak banjir namun mengalami masuknya air rob ke pemukiman.
“Kami akan melakukan normalisasi sungai dengan segala cara yang mungkin, termasuk kali tembusan Buko yang telah berhasil dinormalisasi,” tegas Bupati.
Menanggapi keluhan tentang jalan berlubang yang berpotensi membahayakan, Bupati berjanji akan segera menambalnya sementara dan memperkuat dengan talut, meskipun biayanya mahal, demi solusi yang tahan lama.

Sementara itu, Camat Wedung, Mulyanto, juga menyatakan kesiapannya untuk menjalankan apa yang sudah menjadi hasil diskusi bersama ini dan dalam waktu dekat akan diadakan pembersihan rumput di sekitar jalan menjelang lebaran. “Mari kita giat bersama untuk kemajuan dan kesejahteraan Demak, agar tidak tertinggal dari kabupaten atau kota lain,” ajak Camat Mulyanto.
Acara FKUU ini juga dihadiri oleh ketua MUI, Kapolsek, Danramil, serta ulama dan umaro se-kecamatan Wedung, menunjukkan dukungan kuat dari berbagai pihak terhadap inisiatif pemerintah daerah. (Sam)
