Menumbuhkan Kesadaran Politik, PPK Sayung Adakan Edukasi untuk Siswa MA Fathul Huda

PPK Sayung usai gelar sosialisasi pemilih pemula di MA Fathul Huda Sayung, Sabtu (8/6). Foto: Ist.
ARUSUTAMA.com – Dalam upaya menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sayung, Demak, mengadakan sosialisasi khusus bagi pemilih pemula, Sabtu (8/6). Acara yang digelar di Madrasah Aliyah (MA) Fathul Huda, Desa Sidorejo, Kecamatan Sayung ini bertujuan untuk memberikan pendidikan politik yang mendalam kepada para siswa.
Anggota PPK Kecamatan Sayung yang membidangi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Kampanye, Muhammad Wazid Husni, menekankan pentingnya pendidikan politik bagi pemilih pemula. Ia menegaskan bahwa pendidikan politik sangat diperlukan agar pemilih pemula dapat menjadi pemilih yang cerdas dan memahami dinamika politik yang sedang berlangsung.
“Dengan pemahaman yang baik, pemilih pemula akan lebih siap berpartisipasi aktif dalam Pilkada 2024,” ujar Wazid.
Kepala MA Fathul Huda Sidorejo, Luthfi Najib, juga menyambut positif kegiatan ini. Menurutnya, sosialisasi ini merupakan langkah strategis dalam mengenalkan siswa pada proses pembelajaran politik dan membantu pendewasaan bangsa. Ia berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran siswa mengenai tanggung jawab dan amanah dalam pemilihan, serta pentingnya mengetahui latar belakang, visi, dan misi kandidat yang akan mereka pilih.
“Terima kasih kami ucapkan kepada anggota PPK Kecamatan Sayung yang telah meluangkan waktunya untuk memberikan sosialisasi pendidikan politik kepada pemilih pemula di MA Fathul Huda,” tambah Luthfi.
Sementara itu, salah satu siswa MA Fathul Huda, Nikmah Maulida Safitri, menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya sosialisasi ini. Ia menjelaskan bahwa Pilkada 2024 yang diselenggarakan secara serentak bertujuan untuk memilih pemimpin daerah secara demokratis. Ia juga menyoroti pentingnya sosialisasi ini bagi pemilih pemula agar mereka mendapatkan pengetahuan yang memadai mengenai mekanisme dan tata cara pemilihan.
“Saya berharap pemilu berjalan dengan jujur, tanpa perpecahan, dan melahirkan pemimpin yang tidak korup. Anak muda, terutama kami yang masih mahasiswa, memiliki banyak harapan terhadap pemimpin baru. Semoga pemimpin yang terpilih untuk Kabupaten Demak dapat menjalankan tugasnya dengan baik, jujur, dan amanah,” tutur Nikmah.
Sosialisasi ini tidak hanya bertujuan untuk mendidik pemilih pemula, tetapi juga untuk mendorong partisipasi aktif mereka dalam Pilkada 2024.
