Remaja Bersarung Nekat Bobol Minimarket di Demak, Terekam Kamera CCTV

IMG-20240612-WA0053

Tangkapan layar saat aksi pencurian di Minimarket yang terekam CCTV. Foto: Ist.

ARUSUTAMA.com – Sebuah pencurian uang di minimarket yang berlokasi di Jalan Jatikusuman, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, berhasil terekam kamera CCTV.

Insiden tersebut terjadi pada hari Kamis (6/6) lalu. Pelaku yang mengenakan sarung dan menggunakan sepeda sebagai alat transportasi, masuk ke dalam minimarket dan mengambil uang jutaan rupiah dari laci kasir.

Salah satu pegawai minimarket, Sarifatun Aisyah, menyampaikan bahwa kejadian tersebut baru diketahui saat mereka hendak menyetor uang dan menyadari adanya kekurangan. Setelah memeriksa rekaman CCTV, terungkap bahwa ada seseorang yang telah mencuri uang dari laci kasir.

“Kejadiannya Kamis lalu. Baru tahu pas mau setor uang kok kurang. Pas ngecek CCTV, ternyata ada yang nyuri dari laci,” ujar Aisyah pada Rabu (12/6) siang.

Dari rekaman CCTV, terlihat bahwa pelaku datang dari arah barat dengan mengayuh sepeda. Ia kemudian masuk dan mencuri uang dari laci kasir. Aisyah mengungkapkan bahwa saat kejadian, dirinya sedang merapikan barang di etalase pojok, sementara rekannya sedang menyetor uang.

“Pas itu saya sama teman satu. Teman saya lagi setor uang, saya lagi merapikan barang di etalase pojok. Ya memang gak tahu kalau ada orang masuk. Pelaku kelihatan masih kecil, pakai sarung, naik sepeda. Ambil uang Rp. 1,450.000,” lanjutnya.

Mendengar kabar tersebut dari media sosial, petugas unit reskrim dan piket fungsi Polsek Mranggen segera mendatangi lokasi kejadian. Kanit Reskrim Polsek Mranggen, Ipda Munir, menyatakan bahwa pihak minimarket diharapkan segera membuat laporan polisi.

“Kami datang ke lokasi untuk meminta keterangan pihak minimarket. Karena sampai sekarang, belum ada laporan yang kami terima, dan hanya dari informasi masyarakat melalui media sosial,” jelas Munir.

Pihak kepolisian saat ini sedang berupaya mengidentifikasi pelaku melalui rekaman CCTV yang ada. Menurut Munir, kerugian akibat pencurian tersebut diperkirakan mencapai hampir 1,5 juta rupiah.

“Sementara kami lakukan penyelidikan dari CCTV. Dari penyelidikan sementara, kerugian hampir 1,5 juta rupiah,” pungkas Munir.