Dukungan Para Kiai dan Masyayikh untuk Ali Abdul Rohman-Bambang Setya Budi, Santri Muda Berpotensi di Pilkada Demak

arusutama.com_pilbupdemak

Dukungan pasangan Balon Bupati dan Wakil Bupati Demak, Ali Berbudi dalam acara Ta’aruf dan Sarasehan di Hotel Amantis Demak, Minggu (28/7). Foto: Sam

ARUSUTAMA.com – Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Demak, Ali Abdul Rohman dan Bambang Setya Budi, yang dikenal dengan sebutan “Ali Berbudi”, terus mendapatkan dukungan dari berbagai lapisan masyarakat kota wali. Kali ini, dukungan tersebut datang dari para kiai dan masyayikh, yang terdiri dari pimpinan pondok pesantren, kiai masjid, kiai mushola, pemimpin majelis taklim/tarekat, serta para ustadz atau guru ngaji dari 14 kecamatan se-Kabupaten Demak.

Seorang ulama dari Sumberejo Bonang, KH Ahmad Hamdun, menyatakan bahwa Ali Abdul Rohman memiliki pengetahuan yang luas dan pengalaman organisasi di tingkat nasional. Ia meyakini bahwa Ali Abdul Rohman mampu membawa Demak ke arah yang lebih maju.

“Ali Abdul Rohman adalah sosok muda dengan latar belakang santri yang enerjik dan wawasan luar biasa. Ia memiliki potensi besar untuk membawa Demak menjadi daerah yang lebih baik, seperti yang kita cita-citakan bersama, yaitu Demak yang diridhoi Allah SWT dan menjadi daerah yang makmur serta berkeadilan,” ungkap Kiai Hamdun usai acara Ta’aruf dan Sarasehan di Hotel Amantis Demak, Minggu (28/7).

Ali Abdul Rohman, yang maju sebagai bakal calon bupati, menyadari pentingnya restu dari para kiai dan masyayikh sebelum berkompetisi dalam Pilkada 2024. Ia menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan umara dalam membangun peradaban.

“Sebagai calon pemimpin, sangat penting untuk mendengarkan masukan dari para kiai. Karena ulama dan umara harus berjalan beriringan untuk membangun peradaban yang lebih baik di masa mendatang,” jelas Ali.

Ali juga menekankan bahwa Kabupaten Demak, sebagai tanah para wali, memerlukan perhatian khusus dalam pembangunannya. Ia menyoroti pentingnya memperbaiki sektor infrastruktur dan sumber daya manusia sebagai prioritas utama.

“Kami akan fokus membangun sektor infrastruktur dan sumber daya manusia, seperti halnya kolaborasi antara ulama dan umara yang selalu bekerja sama untuk membangun peradaban,” tambahnya.

Acara Ta’aruf dan Sarasehan tersebut dimanfaatkan oleh Ali Berbudi untuk meminta restu dari para kiai dan masyayikh serta menyerap aspirasi dan masukan mengenai program-program kepemimpinan untuk lima tahun mendatang. Acara ini berlangsung khidmat dan penuh keakraban, di mana para peserta saling bertukar pikiran dan bersalaman sebagai tanda kebersamaan.