Gerindra Gelar Apel Akbar, Perkuat Barisan Saksi untuk Kemenangan Luthfi-Yasin dan Edi-Eko

Ketua DPD Gerindra Jateng Sudaryono bersama Ketua DPC Demak Masykuri dan Cabup Edi Sayudi saat Apel Akbar di Jogoloyo, Jumat (22/11). Foto: ist
ARUSUTAMA.com – Partai Gerindra Kabupaten Demak menggelar apel kader dan saksi sebagai langkah strategis untuk mengamankan kemenangan pasangan Luthfi-Yasin dan Edi-Eko dalam Pilkada 2024. Kegiatan yang dihadiri oleh 1.170 saksi yang akan bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada hari pencoblosan mendatang ini berlangsung di Lapangan Jogoloyo, Wonosalam, Jumat (22/11).
Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Sudaryono, menegaskan bahwa apel ini bukan hanya sekadar bentuk kampanye, melainkan upaya membangun kekompakan dan semangat di kalangan saksi. Dalam orasinya, Sudaryono menginstruksikan para saksi untuk aktif menyosialisasikan pasangan calon kepada masyarakat.
“Kami meminta saksi-saksi untuk mengajak masyarakat mencoblos pasangan Luthfi-Yasin dan Edi-Eko pada 27 November 2024. Tugas kita adalah memastikan kemenangan ini,” tegas Sudaryono, yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian.
Sudaryono juga mengingatkan agar tim pemenangan tidak terlena dengan hasil survei yang menunjukkan pasangan Luthfi-Yasin unggul. Ia menekankan pentingnya memperbesar keunggulan hingga lebih dari 55 persen suara untuk menghindari potensi sengketa.
“Survei menunjukkan hasil yang bagus untuk Demak, namun kita tidak boleh lengah. Harus ada keunggulan yang signifikan untuk mengantisipasi segala kemungkinan,” ujarnya.
Sebagai wujud apresiasi dan motivasi, Sudaryono menjanjikan hadiah berupa motor N-Max bagi lima saksi yang mampu mencatat tingkat kemenangan tertinggi di TPS masing-masing.
“Hadiah ini sebagai penyemangat bagi pasukan kita agar benar-benar serius memenangkan pasangan Luthfi dan Edi,” ungkapnya.
Dalam pidatonya, Sudaryono juga menyoroti pentingnya hubungan linier antara kepala daerah dan pemerintah pusat. Ia menyebutkan bahwa keselarasan ini diperlukan baik dari sisi kebijakan pembangunan maupun politik partai untuk memperkuat sinergi.
“Linieritas dengan pusat sangat penting, baik dari segi kebijakan maupun sebagai bagian dari partai politik. Keduanya sah dan tidak melanggar hukum,” jelasnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momen konsolidasi internal untuk memperkuat strategi pemenangan menjelang Pilkada 2024, memastikan pasangan Luthfi-Yasin dan Edi-Eko mendapat dukungan maksimal dari masyarakat. (Sm)
