Harga Cabai dan Daging Ayam Meroket di Pasar Bintoro Demak Jelang Ramadan

Pedagang sembako di Pasar Bintoro Demak, Selasa (25/2). Foto: Sam
ARUSUTAMA.com – Menjelang Bulan Ramadan 1446 Hijriah, harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Bintoro Demak mengalami lonjakan signifikan. Kenaikan harga yang paling mencolok terjadi pada cabai setan yang hampir mencapai Rp 100 ribu per kilogram.
Salah satu pedagang di pasar Bintoro Demak, Sri Ma’unah (51), mengungkapkan bahwa harga cabai setan kini sudah menyentuh Rp 90 ribu per kilogram, naik drastis dari sebelumnya Rp 55-60 ribu. Kenaikan juga terjadi pada cabai rawit yang kini dijual Rp 35 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp 25-28 ribu. Sementara itu, bawang merah juga mengalami kenaikan menjadi Rp 40 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp 28-30 ribu.
“Kalau bawang putih masih stabil di Rp 44 ribu per kilogram, belum ada kenaikan,” ujar Sri, Selasa (25/2/2025).
Di sisi lain, beberapa komoditas seperti tomat dan kubis justru mengalami penurunan harga. Tomat yang sebelumnya dijual Rp 16 ribu per kilogram kini turun menjadi Rp 10 ribu, sementara kubis anjlok menjadi Rp 4 ribu per kilogram.
Meskipun harga beberapa bahan pokok naik, Sri mengaku bahwa jumlah pembeli mulai meningkat sejak tradisi ruwahan menjelang Ramadan. Ia memperkirakan tren ini akan terus berlanjut hingga Lebaran, sehingga dirinya berencana menambah stok dagangan untuk memenuhi permintaan pelanggan.
“Pembeli sekarang lebih ramai dari sebelumnya, apalagi pas Ramadan biasanya makin meningkat. Saya tetap buka dari pagi sampai sore, stoknya juga ditambah biar cukup,” tambahnya.
Selain cabai dan bawang, harga daging ayam potong juga mengalami kenaikan. Yati, seorang pedagang ayam potong di pasar tersebut, mengatakan bahwa harga daging ayam kini mencapai Rp 35 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya Rp 33 ribu.
“Harga ayam sekarang memang sedang tinggi, tapi biasanya setelah satu minggu Ramadan akan turun lagi,” jelasnya.
Tak hanya ayam, harga telur ayam juga mengalami kenaikan, kini dijual Rp 32 ribu per kilogram sejak dua minggu terakhir.
Sementara itu, harga beras di Pasar Bintoro masih terpantau stabil di angka Rp 13.500 per kilogram. Sri Utami, pedagang beras, menuturkan bahwa kestabilan harga beras ini disebabkan oleh kebijakan pemerintah yang mengharuskan Bulog membeli gabah petani lokal dengan harga minimal Rp 6.500 per kilogram.
“Karena Bulog ambil gabah dari petani lokal, harga beras nggak turun seperti tahun lalu. Tahun kemarin ada impor, sekarang Bulog ambil dari lokal, jadi harga tetap stabil,” pungkasnya. (Sm)
