Jalan Bhayangkara Demak, Destinasi Favorit Berburu Takjil di Bulan Ramadhan

Padatnya warga saat berburu takjil di Jalan Bhayangkara Demak, Kamis (6/3). Foto: ist
ARUSUTAMA.com – Menjelang waktu berbuka puasa, Jalan Bhayangkara di Demak menjadi pusat keramaian masyarakat yang berburu takjil. Deretan pedagang dari pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berjejer rapi di sepanjang jalan, menawarkan aneka kuliner khas berbuka puasa.
Berbagai menu, mulai dari gorengan, kue basah, minuman segar, hingga nasi lengkap dengan lauk pauknya, tersedia untuk memanjakan lidah para pembeli. Tak heran, kepadatan arus lalu lintas di kawasan ini tak terhindarkan. Banyak pengendara yang memperlambat laju kendaraan mereka untuk melihat jajanan yang ditawarkan, bahkan tak sedikit yang memilih berhenti di pinggir jalan untuk membeli makanan, sehingga menambah kepadatan jalan.
Salah satu pedagang yang merasakan berkah Ramadhan ini adalah Andini, penjual Es Teler Durian. Ia mengaku bahwa selama bulan puasa, dagangannya mengalami peningkatan penjualan dibandingkan hari biasa.
“Saya sudah satu tahun jualan di sini. Kalau bulan puasa tetap jualan, mulai dari jam tiga sore sampai jam sepuluh malam. Alhamdulillah, ada peningkatan pembeli, walaupun jumlah pedagang juga semakin banyak,” ujar Andini saat ditemui, Kamis (6/3/2025).
Tak hanya para pedagang yang merasakan manfaat dari ramainya pasar takjil ini, para pembeli pun menikmati suasana khas Ramadhan yang juga biasa disebut Pasar Krempyeng ini. Nabila, seorang remaja yang berburu takjil bersama teman-temannya, mengaku senang bisa membeli makanan sambil menunggu waktu berbuka.
“Seru aja, sambil jalan-jalan nyari takjil. Tahu-tahu sudah adzan maghrib, jadi rasa laparnya nggak begitu terasa,” katanya.
Kepadatan di Jalan Bhayangkara biasanya mulai meningkat sejak pukul 15.00 WIB hingga menjelang maghrib. Tradisi berburu takjil di tempat ini bukan sekadar membeli makanan untuk berbuka, tetapi juga menjadi momen Ramadhan yang selalu dinanti setiap tahunnya.
“Setiap tahun, saya selalu menunggu momen ini. Berburu takjil sambil menikmati suasana sore Ramadhan itu rasanya berbeda, lebih menyenangkan,” pungkasnya. (Sm)
