Tebar Semangat Sumpah Pemuda, PLN Tanam 5.000 Mangrove di Yogyakarta

PLN peduli lingkungan

PLN bersama pelajar dan komunitas lokal menanam 5.000 bibit mangrove di Kawasan Konservasi Baros sebagai langkah menjaga ekosistem pesisir dan mendorong generasi muda peduli lingkungan, Kamis (6/11/2025). Foto: Ist.

ARUSUTAMA.com – PT PLN (Persero) melalui Divisi Komunikasi Korporat dan CSR menggelar rangkaian kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dikemas dalam agenda Employee Gathering di Yogyakarta, Kamis (6/11/2025).

Mengusung semangat Sumpah Pemuda, kegiatan ini menyatukan pegawai PLN, pelajar, dan komunitas lokal untuk bersama-sama menanamkan kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan.

Sebanyak 40 pegawai PLN bersama siswa-siswi SD, SMP, serta komunitas lokal mengikuti kegiatan yang berlangsung di SDN Cimpon, Sekolah Sungai Siluk, hingga kawasan Konservasi Mangrove Baros. Program diawali dengan kunjungan ke Sekolah Sungai Siluk, mitra binaan PLN sejak 2018 yang kini berkembang menjadi ruang edukasi kreatif bagi masyarakat.

Ketua Pengelola Sekolah Sungai Siluk, Kuwat, menyampaikan bahwa dukungan PLN telah menjadi titik balik perkembangan sekolah tersebut.

“Dari kolong jembatan menjadi ruang belajar yang hidup, PLN banyak membantu kami dalam membangun fasilitas dan memberdayakan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Ketua Harian Sekolah Sungai Siluk, Yanasetiawan, menambahkan bahwa sekolah ini kini memiliki ragam kelas seperti melukis, tari, bahasa Inggris, hingga kelas bebas komunitas yang bisa diikuti siapa saja. Ia berharap keberadaan program ini menumbuhkan kesadaran pelajar terhadap kebersihan lingkungan, khususnya sungai.

Dalam sesi edukasi, PLN berinteraksi dengan 27 siswa kelas 5 SDN Siluk yang mengikuti pembelajaran luar ruang dengan antusias. Guru pendamping, Sutarni, mengapresiasi kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini sangat membantu karena sumber belajarnya banyak dan beragam,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan berlanjut ke kawasan Konservasi Mangrove Baros, tempat PLN bersama 50 siswa SMPN 1 Kretek dan Komunitas Pemuda-Pemudi Baros (KP2B) menanam 5.000 bibit mangrove jenis Rhizophora. Para siswa terlihat antusias, termasuk Natasya, siswi kelas 7.

“Seru sekali! Saya jadi tahu kalau mangrove bisa menahan abrasi dan menjaga ekosistem laut,” ungkapnya.

Ketua KP2B, Sidiq Muhammad Nurcholis, menjelaskan bahwa PLN telah lima tahun berkontribusi dalam pengembangan kawasan Baros melalui pembangunan greenhouse, pendampingan UMKM, hingga penguatan infrastruktur ekowisata.

“Harapannya, kegiatan ini bisa terus meningkatkan pelestarian ekosistem dan perekonomian masyarakat,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan pada pendidikan, PLN juga menyerahkan perlengkapan alat sekolah kepada siswa SMPN 1 Kretek yang mengikuti kegiatan.

Executive Vice President Komunikasi Korporat & CSR PT PLN (Persero), Gregorius Adi Trianto, menegaskan bahwa TJSL merupakan komitmen PLN dalam memastikan keberlanjutan energi selaras dengan keberlangsungan sosial dan lingkungan.

“Hari ini kami ingin menunjukkan bahwa pasokan listrik juga harus memperhatikan keberlangsungan hidup masyarakat dan lingkungan,” tuturnya.

Selain edukasi dan konservasi, kegiatan Employee Gathering turut diisi dengan aksi sosial seperti mengajar dan mengecat bangunan di SD Cimpon, serta penebaran benih ikan dan penanaman sayur serta pohon buah di Sekolah Sungai Siluk. Keseluruhan kegiatan dirancang interaktif agar peserta memahami pentingnya keberlanjutan melalui aksi nyata. (*)