DBHCHT Dimanfaatkan Optimal, Petani Tembakau Demak Dapat Pelatihan dan Bantuan

Pelatihan petani Tembakau

Bupati Demak Eisti'anah bersama Kepala Dinpertan Pangan saat gelar pelatihan pertanian tembakau di Aula Kantornya, Rabu (21/5). Foto: Sm

ARUSUTAMA.com — Di tengah tantangan perubahan iklim dan bencana banjir yang melanda, semangat petani tembakau di Kabupaten Demak tak surut. Pemerintah Kabupaten Demak melalui Dinas Pertanian dan Pangan mengambil langkah proaktif dengan menggelar Pelatihan Budidaya Tembakau, Rabu (21/5/2025).

Kegiatan yang dibiayai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) ini menjadi bagian dari strategi adaptasi sekaligus pemberdayaan petani.

Pelatihan yang digelar di Aula Dinas Pertanian dan Pangan tersebut diikuti oleh petani dari empat kecamatan utama penghasil tembakau: Karangawen, Mranggen, Guntur, dan Dempet.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak, Agus Herawan, menuturkan bahwa kegiatan ini dirancang bukan sekadar menambah pengetahuan teknis, tetapi juga sebagai respons terhadap kondisi cuaca ekstrem yang memengaruhi masa tanam.

“Sekitar 1.200 hektar lahan terdampak banjir akibat curah hujan yang belum juga reda, padahal kita sudah seharusnya memasuki musim kemarau,” ungkap Agus.

Ia menambahkan, DBHCHT tahun ini dialokasikan tidak hanya untuk pelatihan, tetapi juga pengadaan sarana, prasarana, hingga peningkatan infrastruktur pertanian tembakau.

Bupati Demak, Eisti’anah, yang hadir dan memberikan sambutan, menyoroti pentingnya kualitas hasil panen tembakau yang kini memiliki harga cukup stabil dan menguntungkan.

“Partisipasi aktif petani akan sangat menentukan besaran DBHCHT yang diterima. Ini adalah insentif langsung yang harus dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan keprihatinannya atas kondisi banjir yang masih melanda sejumlah wilayah Demak. Sebagai daerah hilir dari beberapa sungai besar, Demak terus melakukan upaya normalisasi, meski dibatasi oleh ketersediaan anggaran.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Demak juga menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada tujuh kelompok tani di Kecamatan Karangawen dan Guntur. Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Eisti’anah, didampingi sejumlah pejabat penting dari DPRD dan instansi terkait.

Kelompok Tani Tlogo Asri, Kridho Mukti, Tani Subur, Dadi Rejo, Wirogotomo, Sumber Panguripan, hingga Angudi Amrih Makmur masing-masing menerima bantuan berupa mesin perajang, alat pengering, kendaraan roda tiga, hingga cultivator dan alat pembuat pupuk organik. Bantuan ini diharapkan dapat mendongkrak produktivitas dan efisiensi kerja di lapangan.

“Ini bukan hanya soal bantuan alat, tetapi bentuk kepedulian dan keberpihakan pemerintah pada petani. Kami ingin memastikan petani tembakau di Demak tetap bisa tumbuh, meski tantangan datang dari alam maupun ekonomi,” tegas Bupati Eisti’anah. (Sm)