Warung di Karangawen Dibobol Maling Subuh Hari, Uang Rp14 Juta dan HP Raib

Pencurian Warung di Karangawen Demak

Korban pencurian warung Indah Sri Sudarmi saat melapor ke Polsek Karangawen Demak. Foto: Ist.

ARUSUTAMA.com – Aksi pencurian terjadi di sebuah warung makan di wilayah Karangawen, Demak, Selasa pagi (17/6/2025). Dua orang pria tak dikenal diduga membobol warung milik Indah Sri Sudarmi yang berlokasi di Jalan Raya Semarang–Purwodadi KM 23, tepatnya di Desa Sidorejo RT 04 RW 05. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian hingga Rp14 juta.

Kapolsek Karangawen, AKP Mujiono, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa kejadian berlangsung sekitar pukul 06.30 WIB saat kondisi warung dalam keadaan sepi.

“Pelapor awalnya mendapat kabar dari saudaranya bahwa telah terjadi pencurian di warung ibunya. Setelah mengecek ke lokasi, pelapor mendapati ibunya menangis dan menyampaikan bahwa satu unit handphone dan satu tas berisi uang tunai telah hilang,” ujar AKP Mujiono saat dikonfirmasi, Jumat (20/6/2025).

Barang-barang yang dicuri berupa satu unit handphone seharga Rp1 juta, serta sebuah tas warna cokelat yang di dalamnya terdapat uang tunai sebesar Rp13 juta. Kedua barang tersebut sebelumnya diletakkan di atas lemari kulkas di dapur warung.

Dugaan pelaku menguat setelah seorang saksi bernama Bidin memperlihatkan rekaman dari handphone-nya kepada pelapor. Dalam rekaman tersebut terlihat dua orang pria tak dikenal mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Mio berhenti di depan warung dan kemudian pergi tergesa-gesa ke arah barat (menuju Semarang).

Setelah rekaman ditunjukkan kepada korban, ia membenarkan bahwa kedua pria dalam video tersebut adalah orang yang masuk ke warung dan mengambil barang miliknya.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Karangawen dan kini dalam penanganan pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut. Polisi mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di pagi hari saat aktivitas belum ramai.

“Kami terus mendalami rekaman video dan melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku. Diharapkan masyarakat yang melihat atau mengetahui ciri-ciri pelaku dapat segera melapor,” pungkas AKP Mujiono. (Sam)