Jalan Berlubang di Demak Kembali Telan Korban Jiwa, Pembonceng Motor Tewas Tertabrak Truk

Polisi menunjukkan kondisi jalan berlubang di depan Pasar Buyaran, Karangtengah, Demak, yang menjadi lokasi kecelakaan maut, Kamis (28/8). Foto: Sm
ARUSUTAMA.com – Kondisi jalan berlubang di jalur utama Semarang–Kudus kembali memakan korban. Seorang pembonceng motor tewas seketika setelah terjatuh dan tertabrak truk di depan Pasar Buyaran, Desa Karangsari, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak, Kamis (28/8/2025) sore sekitar pukul 16.45 WIB.
Kecelakaan ini melibatkan sepeda motor Honda Scoopy bernopol K-4459-HU yang dikendarai Saifur Rizqi (26), warga Jepara, dan truk tractor head Hino dengan nomor polisi N-9884-UR yang dikemudikan Bambang Susilo W.P (28), warga Blitar.
Kasat Lantas Polres Demak AKP Thoriq Aziz melalui Kanit Gakkum Iptu Bambang Susilo menuturkan, peristiwa berawal saat motor melaju dari arah Semarang menuju Kudus. Ketika tiba di lokasi, motor diduga oleng saat melewati jalan berlubang.
“Pengendara motor kurang hati-hati saat melintas di jalan berlubang, sehingga terjatuh. Pembonceng langsung terjatuh ke sisi kiri jalan dan tertabrak truk yang melaju di belakangnya,” ungkap Iptu Bambang.
Korban pembonceng bernama Nurul Arifin (26), warga Mayong, Jepara, meninggal dunia di tempat akibat luka parah pada bagian perut. Jenazah korban segera dibawa ke RSUD Sunan Kalijaga Demak.
Saksi mata, Ahmad Khoirudin (35), mengatakan bahwa lubang di jalan depan Pasar Buyaran sudah lama dikeluhkan warga. Ia menyebut lubang tersebut kerap membuat pengendara oleng.
Peristiwa ini menambah daftar panjang korban kecelakaan akibat jalan berlubang di wilayah Demak. Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan agar tidak ada lagi nyawa melayang sia-sia. (Sm)
