STAI IC Demak Resmi Buka Prodi Baru S2 PAI dan S1 PGMI, Siap Cetak Generasi Emas

Kampus Demak

STAI Islamic Centre Demak resmi menerima SK Prodi Baru S2 PAI dan S1 PGMI dari Diktis Kemenag RI, di Aula Kampus. Foto: Sam

ARUSUTAMA.com – Sekolah Tinggi Agama Islam Islamic Centre (STAI-IC) Kabupaten Demak resmi menambah dua program studi baru, yakni Pascasarjana Pendidikan Agama Islam (PAI) S2 dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) S1.

Penyerahan Surat Keputusan (SK) operasional dilakukan langsung oleh Kasubdit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Diktis Kementerian Agama RI, Dr. Nur Kafid, bersama timnya, di Aula Kampus STAI-IC Demak.

Ketua STAI-IC Demak, Dr Ahmad Zuhri, menyampaikan rasa syukur atas hadirnya dua prodi baru tersebut. Menurutnya, Demak sebagai kota wali memiliki sejarah panjang peradaban Islam yang harus terus dijaga dan diwariskan melalui pendidikan.

“Nilai sejarah dan peradaban Islam di Demak menjadi inspirasi untuk membangun semangat generasi mendatang, salah satunya melalui pendidikan formal. Dengan adanya program pascasarjana PAI dan PGMI ini, kami ingin memberikan kesempatan lebih luas bagi generasi Demak untuk melanjutkan studi tanpa harus keluar daerah,” ujarnya saat dihubungi, Sabtu (13/9/2025).

Ahmad Zuhri juga mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Islamic Centre Sultan Fatah Demak yang terus memberikan dukungan bagi pengembangan kampus, serta kepada Ditjen Diktis Kemenag yang telah memberikan izin operasional. Ia menegaskan bahwa STAI-IC tidak akan berhenti berproses, melainkan terus berupaya berkembang menuju universitas bertaraf nasional.

Senada, Ketua Yayasan Islamic Centre Demak, Dr. Taufiqur Rohman, menilai kehadiran prodi baru menjadi angin segar dalam mewujudkan cita-cita menjadikan Demak sebagai kota dengan perguruan tinggi yang maju.

“Indikator kemajuan suatu daerah dapat dilihat dari kemajuan perguruan tingginya. Kami berharap STAI-IC mendapat perhatian lebih dalam bidang penelitian, pembangunan gedung, serta peningkatan kualitas SDM,” tuturnya.

Sementara itu, Kasubdit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Diktis, Dr. Nur Kafid, menjelaskan bahwa SK prodi baru STAI-IC telah rampung sejak awal Agustus 2025. Ia menekankan pentingnya kualitas pembelajaran, data yang valid, serta peningkatan sumber daya manusia agar prodi baru ini bisa berjalan optimal.

“Saat ini terdapat sekitar 900 PTKIS di seluruh Indonesia. STAI-IC harus mampu memanfaatkan kesempatan ini untuk terus berbenah dalam aspek mahasiswa, sarana-prasarana, serta pelaksanaan tridharma perguruan tinggi,” jelasnya.

STAI Islamic Centre Demak berharap, dengan bertambahnya dua program studi ini, bisa semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbesar di Kabupaten Demak yang konsisten berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia dan peradaban Islam. (Sam)