Terjebak Banjir di Pantura? Pemprov Jateng Siapkan Derek Gratis 24 Jam untuk Pengendara

Banjir Pantura Demak Semarang

Alat berat dikerahkan untuk membantu truk yang terjebak banjir di jalur Pantura Demak. Pemprov Jateng menyiagakan layanan derek gratis 24 jam bagi kendaraan yang mogok akibat banjir. Foto: ist.

ARUSUTAMA.com – Pantura, tepatnya di wilayah Sayung, Kabupaten Demak, menyebabkan arus lalu lintas di jalur utama terganggu parah. Genangan air yang menutupi sebagian badan jalan membuat permukaan jalan sulit terlihat, sehingga sejumlah kendaraan, baik besar maupun kecil, terperosok dan mogok. Kondisi ini memperparah kemacetan yang terjadi di ruas Kaligawe Semarang hingga Sayung Demak.

Sebagai langkah tanggap darurat, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Direktorat Jenderal Bina Marga Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DIY menyediakan layanan derek gratis bagi kendaraan yang terjebak atau mogok akibat banjir.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah, AR Hanung Triyono, mengatakan bahwa layanan tersebut berlaku selama banjir masih berlangsung dan beroperasi selama 24 jam penuh.

“Layanan kami berikan 24 jam non-stop untuk membantu kendaraan yang terperosok atau mogok akibat banjir,” ujar Hanung, Sabtu (1/11/2025).

Untuk mendapatkan layanan ini, masyarakat dapat menghubungi nomor 0852-9195-7630 melalui telepon, SMS, maupun WhatsApp.

Hanung menjelaskan, sejumlah unit alat berat telah disiagakan untuk mendukung layanan tersebut, di antaranya loader, forklift, truk crane, dan truk trailer. Alat-alat berat itu ditempatkan di beberapa titik strategis, seperti kantong Balai Pelaksana Jalan dan PPK, agar dapat segera bergerak ketika dibutuhkan.

“Alat berat tersebut kami siagakan di beberapa kantong Balai Pelaksana Jalan dan PPK,” jelasnya.

“Kami berharap layanan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal, mengingat kondisi banjir di Pantura yang masih belum surut,” tambahnya.

Pemprov Jateng berharap, dengan adanya layanan derek gratis ini, para pengendara yang melintas di kawasan Pantura tetap merasa terbantu dan aman selama menghadapi kondisi banjir yang masih meluas. (Sm)