Mulai 17 November, Polres Demak Gelar Operasi Zebra Candi 2025 Selama 14 Hari

Personel Polres Demak mengikuti Latihan Pra Operasi (Latpraops) Zebra Candi 2025 di Aula Wicaksana Laghawa, Kamis (13/11/2025) Foto: Sam
ARUSUTAMA.com – Menjelang akhir tahun 2025, Polres Demak bersiap melaksanakan Operasi Zebra Candi 2025 yang akan digelar serentak selama 14 hari, mulai 17 hingga 30 November 2025. Operasi tahunan ini dalam rangka meningkatkan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas di wilayah Kabupaten Demak.
Sebagai langkah persiapan, Polres Demak menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) di Aula Wicaksana Laghawa Mapolres Demak, Kamis (13/11/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh personel yang akan diterjunkan dalam operasi, guna menyamakan persepsi dan mematangkan strategi pelaksanaan di lapangan.
Wakapolres Demak Kompol Hendrie Suryo Liquisasono menegaskan, operasi dua pekan ini akan fokus pada penegakan hukum dan peningkatan disiplin masyarakat berlalu lintas.
“Operasi Zebra Candi 2025 dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Polda Jawa Tengah. Polres Demak siap melaksanakan kegiatan ini dengan langkah preemtif, preventif, dan penegakan hukum berbasis teknologi melalui ETLE serta tilang manual bagi pelanggaran kasat mata,” ujarnya.
Hendrie menjelaskan, periode operasi menjelang Desember dinilai krusial karena biasanya terjadi peningkatan mobilitas masyarakat menjelang akhir tahun. Lonjakan arus lalu lintas ini berpotensi menimbulkan kemacetan, pelanggaran, hingga kecelakaan, sehingga diperlukan langkah pengamanan yang terencana dan serentak.
“Waktu pelaksanaan operasi ini sangat strategis. Menjelang libur panjang dan kegiatan akhir tahun, arus kendaraan meningkat tajam. Karena itu, operasi dua pekan ini difokuskan untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di titik-titik rawan,” jelasnya.
Sasaran prioritas Operasi Zebra Candi 2025 antara lain balap liar, kendaraan tidak laik jalan, pengendara tanpa helm, pelanggaran marka dan rambu lalu lintas, serta pelanggaran terhadap alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL).
Selain menegakkan aturan, operasi ini juga bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat agar lebih tertib di jalan raya. Polres Demak menekankan bahwa keberhasilan operasi bukan hanya diukur dari jumlah tilang, tetapi dari penurunan pelanggaran dan meningkatnya disiplin pengguna jalan.
“Dengan durasi operasi selama 14 hari, kami berharap hasilnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat–baik dalam hal keamanan, kenyamanan, maupun kelancaran lalu lintas,” tambah Hendrie.
Polres Demak berharap, melalui Operasi Zebra Candi 2025 ini–bisa mewujudkan Kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) yang lebih baik, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja Polri di bidang lalu lintas. (Sm)
