Masjid Agung Demak Masuk Destinasi Terfavorit Jateng, Kunjungan Capai 298 Ribu

IMG-20260108-WA0003

Suasana kawasan Masjid Agung Demak dipadati peziarah dan wisatawan saat libur Natal dan Tahun Baru, menandai tingginya minat masyarakat terhadap wisata religi di Kabupaten Demak. Foto: Sm

ARUSUTAMA.com – Masjid Agung Demak kembali membuktikan posisinya sebagai destinasi wisata religi unggulan di Jawa Tengah. Selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026, masjid bersejarah peninggalan Wali Songo tersebut menjadi magnet utama kunjungan wisatawan dan peziarah dari berbagai daerah.

Berdasarkan data Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah, jumlah kunjungan ke Masjid Agung Demak tercatat mencapai 298.315 wisatawan. Angka tersebut menempatkan Masjid Agung Demak sebagai destinasi wisata terfavorit kedua di Jawa Tengah, setelah kawasan Kota Lama Semarang.

Tingginya kunjungan ke Masjid Agung Demak turut mendorong Kabupaten Demak masuk dalam jajaran tiga besar daerah tujuan wisata di Jawa Tengah selama libur Nataru, dengan total kunjungan wisatawan mencapai 523.525 orang.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, Endah Cahyarini, melalui Kepala Bidang Pengembangan Produk Objek Daya Tarik Wisata (PPODTW), Masluroh, menyampaikan bahwa dominasi kunjungan wisata religi, khususnya ke Masjid Agung Demak, menjadi faktor utama capaian tersebut.

“Masjid Agung Demak menjadi peringkat kedua destinasi wisata terfavorit di Jawa Tengah. Hal ini menunjukkan besarnya minat masyarakat untuk berziarah sekaligus mengenal sejarah Islam di Demak,” kata Masluroh saat dikonfirmasi, Rabu (7/1/2026).

Selain menjadi pusat ibadah dan ziarah, Masjid Agung Demak juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Ramainya peziarah selama libur panjang turut menggerakkan aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mulai dari pedagang suvenir, kuliner, hingga jasa parkir dan penginapan.

Pengelola Masjid Agung Demak bersama pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kenyamanan dan kualitas pelayanan bagi para peziarah, termasuk pengaturan arus kunjungan, kebersihan kawasan, serta penyediaan fasilitas pendukung.

Pemkab Demak berharap, dengan tingginya antusiasme masyarakat selama libur Nataru ini–peran Masjid Agung Demak sebagai ikon wisata religi sekaligus warisan sejarah Islam bisa semakin melejit dan tetap menjadi tujuan utama wisatawan di Jawa Tengah. (Sm)