Polres Demak Kerahkan 350 Personel Amankan Arus Mudik Lebaran 2026

Bupati Demak Eisti’anah didampingi Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra dan Dandim 0716/Demak Letkol Inf Dony Romansyah memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 di Lapangan Wicaksana Laghawa, Demak, Kamis (12/3/2026). Foto: ist.
ARUSUTAMA.com – Polres Demak menyiapkan ratusan personel untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah melalui Operasi Ketupat Candi 2026. Kesiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan di Lapangan Wicaksana Laghawa, Kabupaten Demak, Kamis (12/3/2026).
Apel dipimpin Bupati Demak Eisti’anah bersama Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra dan Dandim 0716/Demak Letkol Inf Dony Romansyah. Kegiatan tersebut diikuti unsur TNI-Polri serta instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, PMI, Senkom, hingga Pramuka Saka Bhayangkara.
Bupati Demak Eisti’anah mengatakan apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarana prasarana menjelang pengamanan arus mudik. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi simbol sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan kelancaran perayaan Idul Fitri.
“Apel gelar pasukan ini merupakan wujud komitmen bersama untuk memastikan pengamanan mudik dan perayaan Idul Fitri berjalan aman, tertib, dan lancar,” kata Eisti’anah.
Ia menambahkan, pemerintah daerah juga terus memantau stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran. Upaya tersebut dilakukan melalui pengawasan pasar, operasi pasar, hingga penyelenggaraan pasar murah bersama Perum Bulog dan instansi terkait.
Sementara itu, Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra mengatakan Polres Demak menurunkan sekitar 350 personel untuk mendukung pengamanan Operasi Ketupat Candi 2026 di wilayah Kabupaten Demak.
Menurut dia, ratusan personel tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik rawan, terutama di pos pengamanan yang telah didirikan di lokasi strategis jalur mudik.
“Untuk mendukung pengamanan arus mudik, kami mendirikan empat Pos Pengamanan, yaitu di Sayung, Alun-Alun Demak, Trengguli, dan Mranggen,” ujar Samel.
Selain personel Polres Demak, pengamanan juga diperkuat dengan dukungan 20 anggota Sat Brimob Polda Jawa Tengah yang akan melaksanakan patroli rutin, termasuk di kawasan permukiman yang ditinggalkan pemiliknya saat mudik.
Operasi Ketupat Candi 2026 dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 25 Maret 2026. Selama periode tersebut, aparat gabungan akan fokus pada pengamanan jalur mudik, pusat keramaian, tempat ibadah, serta kawasan permukiman.
Kapolres juga mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar tetap mengutamakan keselamatan. Menurutnya, wilayah Kabupaten Demak kerap menjadi titik lelah bagi pemudik yang melintas dari arah timur maupun barat.
“Kami mengimbau pemudik untuk beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk. Silakan memanfaatkan pos pengamanan yang telah disediakan agar perjalanan tetap aman hingga sampai tujuan,” katanya. (Sm)
