Kakek Tanpa Identitas Jadi Korban Tabrak Lari, Polisi Buru Pelaku

IMG-20240127-WA0027

Korban kakek tabrak lari tanpa identitas saat dibawa ke RSUD Sunan Kalijaga. Foto: Ist.

Demak, arusutama.com – Warga Desa Katonsari, Kecamatan Kota, Kabupaten Demak, digegerkan oleh kejadian tabrak lari yang menimpa seorang kakek tanpa identitas, pada Sabtu (27/1) siang. Kakek tersebut ditemukan tergeletak di pinggir Jalan Desa Katonsari, dengan kondisi lecet-lecet dan linglung.

Menurut saksi mata, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB, saat ada suara benturan keras dari arah jalan. Saat dicek, ternyata ada seorang kakek yang mengenakan kaos Linmas Kota Semarang, terjatuh di pinggir jalan. Diduga, kakek tersebut terserempet oleh sepeda motor yang melaju kencang dan langsung melarikan diri.

“Kami langsung menolong kakek itu, tapi dia tidak bisa bicara apa-apa. Dia kayak linglung gitu. Kami tidak tahu siapa dia, karena tidak ada identitas sama sekali,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga kemudian menghubungi pihak kepolisian dan membawa kakek tersebut ke RSUD Sunan Kalijaga Demak, untuk mendapatkan perawatan medis. Kapolsek Demak Kota, Iptu Rudi Tri Sayogo, membenarkan adanya kejadian tabrak lari tersebut, dan mengatakan bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan.

“Kami sudah mendatangi TKP dan memeriksa saksi-saksi. Kami juga sudah menyebarkan informasi melalui WA grup, agar masyarakat yang mengenal kakek tersebut bisa menghubungi keluarganya. Kami berharap ada yang mengenali kakek itu, karena dia masih dalam kondisi kritis,” kata Iptu Rudi.

Iptu Rudi juga mengimbau kepada masyarakat, agar berhati-hati saat berkendara di jalan, dan menghormati pejalan kaki. Ia juga meminta kepada pelaku tabrak lari, agar segera menyerahkan diri dan bertanggung jawab atas perbuatannya.

“Kami tidak akan tinggal diam, kami akan terus mencari pelaku tabrak lari ini. Kami juga mengajak masyarakat untuk ikut membantu kami, jika ada yang mengetahui informasi tentang pelaku atau kendaraannya. Jangan biarkan kakek ini menjadi korban kejahatan yang tidak beradab,” tegas Iptu Rudi. (Sam)