Tradisi Penjamasan Pusaka Sunan Kalijaga di Demak: Memelihara Warisan Budaya dengan Khidmat

IMG-20240702-WA0025

Bupati Demak Eisti'anah bersama Suaminya mengenakan pakaian adat demak menuju lokasi Penjamasan Pusaka, Senin (17/6). Foto: Ist.

ARUSUTAMA.com – Suasana khidmat dan syahdu menyelimuti area makam Sunan Kalijaga di Kadilangu, Demak, ketika lantunan asmaul husna dan tasbih menggema dalam ritual penjamasan pusaka peninggalan Sunan Kalijaga, yaitu Keris Kyai Carubuk dan Kotang Ontokusumo, Senin (17/6).

Ritual penjamasan ini dihadiri oleh Bupati Demak, dr. Eisti’anah, beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), yang dengan seksama menyaksikan prosesi pelisahan atau penjamasan pusaka-pusaka tersebut di dalam makam Sunan Kalijaga. Menurut Bupati, ini merupakan kali kedua ia mengikuti penjamasan, yang menjaga kesakralan pusaka berusia ratusan tahun tersebut.

“Penjamasan dilakukan oleh sesepuh, dan kami yang turut serta hanya mengikuti, berdoa, dan mengenang perjuangan beliau untuk masyarakat Demak. Kami berkomitmen untuk melanjutkan perjuangan Sunan dan Raja Demak demi kejayaan Demak,” tutur Bupati.

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang rute dari Pendopo Kabupaten Demak menuju makam Kadilangu. Mereka berdiri di sepanjang perjalanan untuk menyaksikan iring-iringan prajurit patang puluhan, menandakan kecintaan dan penghormatan terhadap tradisi Demak.

“Kehadiran masyarakat yang antusias ini menunjukkan betapa mereka menantikan puncak acara Grebek Besar, sekaligus mencintai tradisi Demak,” tambah Bupati.

Kepala Dinas Pariwisata (Dinparta) Demak, Endah Cahyarini menambahkan, bahwa rangkaian puncak Grebek Besar merupakan hasil kolaborasi apik antara Kemenag, Dinparta, dan Kadilangu. “Grebek Besar menjadi oase bagi masyarakat, dan tahun ini kami kembali mencatat rekor MURI. Kami berterima kasih kepada sesepuh dan Kemenag atas upaya mereka dalam menjaga dan melestarikan budaya Demak,” ujarnya.

Puncak acara Grebek Besar ini ditandai dengan pencatatan rekor MURI pada Minggu (16/6) untuk dua kategori: iring-iringan Gunungan Hasil Bumi terbanyak dengan 90 gunungan dan sajian Ancak’an terbanyak dengan 521 ancak, sesuai dengan usia Kabupaten Demak.