Peringatan Isra’ Mi’raj, Bupati Demak Ajak Warga Jaga Lingkungan dan Kepedulian Sosial

Bupati Demak bersama jajarannya dalam rangka Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1446 H/2025 M, di Serambi Masjid Agung Demak, Selasa (28/1). Foto: ist
ARUSUTAMA.com – Ta’mir Masjid Agung Demak (TMAD) menggelar Pengajian Umum dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1446 H/2025 M sekaligus sebagai ajang silaturahmi antara pemerintah daerah, ulama, dan masyarakat dalam memperkuat ukhuwah islamiyah, berlangsung di Masjid Agung Demak, Selasa (28/1/2025).
Pengajian ini dihadiri oleh Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah, beserta jajaran pejabat daerah, termasuk Sekda Demak, Kepala Kantor Kemenag, Ketua MUI, Ketua Takmir MAD, serta berbagai unsur Forkopimda.
Bupati Eisti’anah dalam sambutannya menekankan pentingnya peringatan Isra’ Mi’raj sebagai bentuk introspeksi diri dan peningkatan ketakwaan kepada Allah SWT.
Ia mengingatkan bahwa peristiwa Isra’ Mi’raj bukan sekadar perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW, tetapi juga momen bersejarah turunnya perintah shalat lima waktu yang menjadi tiang agama.
“Shalat bukan hanya kewajiban, tetapi juga menjadi dasar utama dalam membentuk karakter dan akhlak yang baik. Mari kita manfaatkan peringatan ini untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah dan meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bupati Demak.
Selain menyoroti nilai-nilai keislaman, Bupati juga membahas kondisi banjir yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Demak. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama berdoa agar musibah ini segera berakhir serta meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan dan sistem drainase guna mencegah banjir di masa mendatang.
Dalam tausiyahnya, KH. Abdurrohim atau Ki Joko Goro-Goro mengajak jamaah untuk meneladani sifat Rasulullah yang penuh kasih sayang, keadilan, dan kebijaksanaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Sebagai umat Nabi Muhammad SAW, sudah sepatutnya kita menerapkan akhlak beliau dalam kehidupan, baik dalam keluarga, masyarakat, maupun dalam menjalankan amanah,” tuturnya di hadapan para jamaah.
Dengan antusias tinggi, masyarakat Kabupaten Demak mengikuti rangkaian acara ini dengan penuh khidmat. Salah satu jamaah, Ahmad (45), mengungkapkan rasa syukurnya bisa menghadiri pengajian ini.
“Pengajian seperti ini sangat bermanfaat, tidak hanya menambah ilmu agama, tetapi juga menguatkan silaturahmi antarwarga,” ujarnya.
Peringatan Isra’ Mi’raj ini tidak hanya menjadi ajang refleksi keagamaan, tetapi juga mempererat persaudaraan dalam membangun Kabupaten Demak yang lebih baik.
“Semoga peringatan ini membawa keberkahan bagi kita semua dan menjadikan Demak sebagai Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghofur,” harap M Ziyad, salah seorang panitia acara Remaja Masjid Agung Demak (Remasade). (Sm)
