Solidaritas dalam Bencana: Upaya Bersama Mengatasi Banjir di Demak

IMG-20240317-WA0100

Kapolda Jateng bersama Pangdam IV Diponegoro, dan Bupati Demak usai beri bantuan sosial terdampak banjir di JSN Merak, Dempet. Foto: Ist.

ARUSUTAMA.com – Dalam menghadapi musibah banjir yang melanda Kabupaten Demak, solidaritas dan aksi cepat tanggap menjadi kunci utama. Kapolda Jateng, Irjen Pol. Ahmad Luthfi, menyerukan agar penyaluran bantuan sosial kepada warga yang terdampak banjir dilakukan segera.

Kerusakan tanggul sungai yang menjadi penyebab utama banjir ini telah menimbulkan dampak yang luas. Tanggul Sungai Wulan di Kecamatan Karanganyar, yang baru-baru ini diperbaiki, kini kembali jebol, menambah daftar kerusakan yang harus ditangani.

Dalam kunjungannya ke Yayasan Jati Sumo Negoro, Desa Merak, Kapolda Jateng, didampingi oleh Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Deddy Suryadi, menekankan pentingnya distribusi bantuan sosial yang efektif. “Warga yang terdampak banjir membutuhkan bantuan kita,” ujar Irjen Pol. Luthfi.

Kondisi di pengungsian yang mulai memburuk, dengan warga yang menderita gatal-gatal, demam, dan pilek, memerlukan perhatian khusus terhadap kesehatan. Kapolda mengimbau warga untuk memanfaatkan posko kesehatan yang telah disediakan.

Polda Jateng dan Kodam IV Diponegoro telah berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan memastikan ketersediaan obat-obatan bagi para korban. “Prioritas kami adalah kesehatan para pengungsi,” tegasnya.

Dalam upaya jangka panjang, TNI Polri akan berkolaborasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan pemerintah daerah untuk memperbaiki tanggul-tanggul yang rusak. Tujuannya adalah untuk mencegah terulangnya bencana serupa di kemudian hari. “Kami akan fokus pada perbaikan infrastruktur dan penanganan banjir,” tutup Kapolda Jateng, menandai komitmen bersama dalam menghadapi bencana ini. (Sam)