Dinamika Pilkada Demak: Dua Figur Ambil Formulir, Ketua PDIP Tak Ikut Bertarung

IMG-20240506-WA0079

Pengambilan formulir pendaftaran bakal calon Bupati Demak melalui Partai PDIP di Kantor DPD PDIP Demak, Senin (6/5). Foto: Ist.

ARUSUTAMA.com – Geliat politik menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Demak semakin terasa. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah resmi membuka penjaringan calon Bupati Demak. Pada tiga hari pertama, dua tokoh masyarakat telah mengambil langkah awal dengan mengambil formulir pendaftaran.

Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik PDIP Demak, Sonhaji, yang juga bagian dari tim penjaringan, mengungkapkan bahwa Teguh Sapto Utomo dan Eisti’anah, sang petahana, telah mengambil formulir. Meskipun Eisti’anah diwakilkan oleh ajudannya, Sonhaji menegaskan bahwa pengembalian formulir harus dilakukan oleh calon itu sendiri.

“Pengambilan boleh diwakilkan, namun untuk pengembalian, kami harus melihat calonnya secara langsung. Batas akhir pengembalian formulir ditetapkan pada 15 Mei 2024,” ujar Sonhaji, Senin (6/5).

Sementara itu, Ketua PDIP Demak, Fahrudin Bisri Slamet (FBS), memutuskan untuk tidak mengikuti kontestasi Pilkada. “Beliau akan fokus pada tugasnya sebagai Ketua Desk Pilkada PDIP, sesuai dengan aturan partai yang melarang ketua partai untuk mencalonkan diri,” jelas Sonhaji.

Di sisi lain, Eisti’anah masih menyimpan misteri terkait rencana pengembalian formulir dan siapa yang akan menjadi pendampingnya sebagai calon wakil bupati. Dengan senyum, ia meminta para awak media untuk bersabar menantikan langkah selanjutnya.

Proses penjaringan ini dibuka dari tanggal 4 hingga 8 Mei 2024, memberikan kesempatan bagi para tokoh yang ingin berkontribusi bagi kemajuan Demak untuk maju dan mendaftar. Dengan dinamika yang ada, Pilkada Demak diprediksi akan menjadi ajang yang menarik dan penuh kejutan. (Sam)